Bupati Madina diminta copot kadis pendidikannya

  • Whatsapp
Aksi unjukrasa.

MADINA – Lembaga Monitoring Hukum dan Anggaran Republik Indonesia (LMHA-RI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berunjukrasa di depan kantor dinas pendidikan dan kantor bupati setempat, Jumat (6/10/17). Demonstrasi itu terkait dugaan korupsi APBD TA 2016 di dinas pendidikan senilai Rp13,5 miliar. Dalam orasinya, mereka meminta agar Bupati Madina mencopot Kadis Pendidikan Madina, Jamila.

Sementara itu, Ketua LMHA-RI Reski Aritonang mengatakan, pihaknya tidak akan lelah menyuarakan dugaan korupsi yang ada di tubuh Dinas Pendidikan Madina.

“Kita meminta bupati mencopot Jamila dari jabatanya selaku Kepala Dinas Pendidikan Madina, dan Dollar Hafrianto Siregar karena diduga dalang korupsi dalam pengadaan buku baca Quran, pengadaan buku pelajaran untuk SD dan SMP, dana pendamping biaya operasional sekolah (BOS) dan pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah pada tahun 2016,” ungkap Reski.

Terlihat dalam aksi tersebut, Dollar Hafrianto Siregar menemui massa, dan tidak begitu lama massa pergi meninggalkan kantor dinas pendidikan untuk melanjutkan orasinya di depan Kantor Bupati Madina. (Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *