Smart News Tapanuli

HALAMAN FACEBOOK

Bulan ini Silangit akan layani rute internasional, nanti diresmikan Jokowi

Bulan ini Silangit akan layani rute internasional, nanti diresmikan Jokowi
Pembenahan Bandara Silangit menjadi bandara internasional terus digenjot menjelang peresmiannya oleh Presiden RI Joko Widodo.

TAPANULI UTARA – Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akan resmi melayani rute penerbangan internasional bulan ini. Dengan status bandara internasional ini, diharapkan jumlah wisatawan yang mengunjungi Danau Toba melalui Silangit akan semakin bertambah.

Hal itu disebutkan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI Agus Santoso. Rencananya, Oktober ini peresmian rute internasional akan dibarengi dengan peresmian terminal baru dengan runway sepanjang 2.650 meter x 45 meter oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Yang tadinya bandara untuk penerbangan perintis bersubsidi, sekarang memperoleh lompatan ke bandara umum internasional dengan selling point wisata keindahan alam Danau Toba,” kata Agus melalui siaran persnya, Senin (11/10).

Agus mengatakan, Presiden Jokowi tahun lalu telah memerintahkan agar Garuda menerbangi rute commercial non subsidi dari dan ke bandara ini. Saat itu hanya diterbangi penerbangan perintis bersubsidi dengan penumpang yang hanya 12 sampai 24 orang sekali angkut dengan pesawat kecil. Namun demikian, saat ini diluar dugaan dimulai dengan pesawat ATR berkapasitas 72 orang, lalu CRJ berkapasitas 96 orang, bahkan pesawat kapasitas diatas 100 penumpang dengan pesawat B 737, pun semakin meningkat.

Hingga saat ini, sudah ada beberapa maskapai yang telah melakukan penerbangan dari dan menuju Silangit, yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Wings Air. Kehadiran Silangit memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Merealisasikan kemandirian ekonomi masyarakat seperti tertuang dalam Nawacita Jokowi  butir 7 nampaknya akan tepat diterapkan melalui perbaikan infrastruktur udara seperti airport, airline, serta air navigation dikombinasikan dengan keindahan alam serpihan surga yang dipunyai Indonesia akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang signifikan untuk daerah yang memiliki potensi besar dengan kelebihan tepian Danau Toba yang berada di Silangit Siborongborong, Tapanuli Utara ini,” jelas Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, perpanjangan runway Bandara Silangit terbagi dalam beberapa tahap. Bandara ini awalnya memiliki landasan pendek dengan panjang 400 meter, lalu diperpanjang menjadi 900 meter yang diresmikan oleh Presiden RI ke-6 pada Maret 2005 lalu. Kemudian runway-nya ditambah menjadi sepanjang 1.400 meter, kemudian menjadi 2.250 meter. Dan saat ini pengembangan landasan pacu itu sudah mencapai panjang 2.650 meter dengan lebar 45 meter. Tampilan  terminalnya artistik semakin luas dan megah sesuai statusnya sebagai international airport. 

Sejak bandara ini diperluas dan ditingkatkan kapasitasnya ditambah lagi dengan promosi gencar dari Presiden Jokowi jumlah penumpang di Bandara Silangit ini meningkat lebih 14 kali lipat atau 1.400 %.

“Dengan keberaniannya Presiden Jokowi mematahkan stigma teori transportasi yang selama ini secara konvensional dianut yakni ship follow the trade menjadi trade follow the ship,” ujar Agus.

“Diharapkan dengan dijadikannya Bandara Silangit menjadi bandara internasional akan semakin menarik minat wisatawan domestik hingga mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba,” ujarnya lagi. (TS)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional