Smart News Tapanuli

HALAMAN FACEBOOK

Tiap tahun penderita Katarak baru capai 17.000 orang

Tiap tahun penderita Katarak baru capai 17.000 orang
Pekan Informasi Katarak di Batangtoru. (foto: Agincourt Resources).

TAPANULI SELATAN – Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono mengungkapkan, setiap tahunnya ada sekitar 17.000 orang menderita katarak baru.

Di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), diprediksi saat ini ada sekitar 170.000 hingga 200.000 orang penderita katarak.

“Sampai sekarang katarak masih menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan atau kebutaan, baik di Indonesia maupun di dunia. Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata dan menyerang semua usia,” ucap Katarina Siburian kepada wartawan dalam siaran persnya, Rabu sore (11/10/2017).

Dikatakan, penyebab katarak itu beragam di antaranya, penuaan jaringan lensa mata, paparan sinar ultra violet matahari yang terlalu kuat, benturan yang mengenai lensa mata, peradangan lensa mata, diabetes, dan genetik atau bawaan lahir.

“Satu-satunya pengobatan katarak adalah melalui operasi yakni mengeluarkan lensa mata yang keruh dan diganti dengan lensa baru,” ujarnya.

Sejak 2011 yang lalu, Tambang Emas Martabe bekerjasama dengan A New Vision dan Kodam I Bukit Barisan telah menyelenggarakan rangkaian Operasi Katarak Gratis lewat program “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia”. Lebih dari 5.600 orang berhasil mendapatkan penglihatan kembali melalui operasi ini.

“Operasi Katarak Gratis yang digelar Tambang Emas Martabe menggunakan metode cepat dan aman yakni dengan membuat sayatan kecil dan mengganti lensa mata dengan lensa intraokuler buatan. Metode ini milik dr Sanduk Ruit dari Tilganga Institute of Ophthalmology di Nepal. Tingkat keberhasilannya 100%,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional