Smart News Tapanuli

HALAMAN FACEBOOK

Cerita warga miskin di Tapteng, tinggal dirumah tak layak huni

Cerita warga miskin di Tapteng, tinggal dirumah tak layak huni
Kondisi rumah Endang warga desa aek garut Tapteng.

TAPANULI TENGAH – Endang Suwandi (60) bersama Istri dan lima orang anaknya, warga Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, selama empat tahun tinggal dirumah yang tidak layak huni.

Saat disambangi awak media kemarin, Endang tampak lusuh, dan sambil berdiri, ia pun bercerita kisah keluarganya yang hidup memprihatinkan selama bertahun-tahun.

“Saya bersama keluarga tinggal dirumah ini selama empat tahun, dan belum ada perhatian pemerintah,”kata Endang memulai keterangannya kepada Wartawan.

Bapak lima orang anak itu menuturkan, kalau Kepala Desa setempat sudah pernah menyurvei, dan mengabadikan rumah mereka tersebut.

“Iya..kubilang sama kepala desa itu, iya bang iya bang. Kalau gitu fotolah rumah ini, ya di fotonya,”ujar pria yang sehari-harinya penyadap karet itu.

Dia juga bercerita kalau posisi rumah yang terbuat dari kayu dan beratapkan rumbia tersebut sudah miring, sehingga kalau terjadi angin kencang dan gempa, mereka pun panik.

“Posisi rumah ini miring, jadi kalau terjadi angin kencang dan gempa, bergoyanglah rumah ini, kami panik karena bisa saja rubuh. Kek ginilah, kembut kita didalam rumah ini,”ujarnya.

Endang Suwandi.

“Harapan kita gitu, maunya kan pemerintah, adalah bantuan supaya agak bagus sikitlah rumah kita ini kan,”pungkasnya.

Pantauan dilokasi, rumah Endang terlihat ditopang kayu dan bambu bulat, dan tidak beraturan. Sementara untuk naik ke dalam rumah, Endang membuat anak tangga dari bambu. (ren)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional