Smart News Tapanuli

HALAMAN FACEBOOK

Bupati Bakhtiar apresiasi film dokumenter Dr Ferdinand Lumban Tobing garapan SMA Matauli

Bupati Bakhtiar apresiasi film dokumenter Dr Ferdinand Lumban Tobing garapan SMA Matauli
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyaksikan film dokumenter di laptop di ruang kerjanya disaksikan oleh tim SMA Matauli Pandan yang menggarap film dokumenter Dr. Ferdinand Lumban Tobing. Foto: Istimewa.

TAPTENG – SMA Matauli Pandan menggarap film dokumenter yang mengisahkan perjuangan pahlawan nasional Dr Ferdinand Lumban Tobing berjudul ”Dr Ferdinand Lumban Tobing, Dokter Revolusioner Pemersatu Bangsa”. Film dokumenter ini terpilih sepuluh besar di ajang Lomba Kreasi Audiovisual (LKS) Sejarah Tingkat Nasional Tahun 2017 yang diadakan Direktorat Sejarah Kemendikbud.

PenganugrahanLomba LKS digelar di gedung Mendikbud Plaza Insan Berprestasi di Jakarta, Senin malam (9/10).

Prestasi yang diraih itu mendapat apresiasi yang tinggi dari Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani. Bupati pun sempat menyaksikan film dokumenter itu di ruang kerjanya setelah disambangi perwakilan dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan, kemarin.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada tim pembuat film dokumenter “Dr Ferdinand Lumban Tobing, Dokter Revolusioner Pemersatu Bangsa”. Dr Ferdinand Lumban Tobing merupakan putra daerah Tapteng yang berhasil menjadi tokoh nasional, pejuang kemerdekaan RI dan mendapat gelar pahlawan nasional,” kata Bupati Bakhtiar.

Dia mengharapkan, film dokumenter tersebut dapat menginspirasi untuk terus berusaha menanamkan semangat patriotisme dan jiwa kepahlawanan kepada masyarakat Tapteng, khususnya generasi muda agar dapat mencontoh dan meneruskan perjuangan Dr Ferdinand Lumban Tobing.

“Ke depan kita rencanakan untuk membuat film-film dokumenter pahlawan lainnya yang berasal dari Tapteng sebagai tindak lanjut dari program NawaCita yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental yaitu Penguatan Pendidikan Karakter,” ujarnya.

“Sekali lagi saya sampaikan apresiasi kepada tim SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang telah menghasilkan karya yang sangat penting bagi arsip dan sejarah khususnya di Tapteng melalui film dokumenter ini,” pungkasnya.

Tim SMA Matauli Pandan yang menggarap film dokumenter itu antara lain, Leli Erminiwati, Arief Ramadhan Djiwandana, Anggie Clarestya. Narasumber, Dr Suprayitno Ketua Program Studi Magister Ilmu sejarah USU yang juga Ketua Masyarakat Sejarahwan Indonesia Sumut, Hendri Lumban Tobing yang merupakan cucu Dr Ferdinand Lumban Tobing dan Safriwal Marbun sebagai sejarahwan lokal Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng. (ren)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional