oleh

Supir elus dada melintasi jalan di Pinangsori

PINANGSORI – Kemacetan dan kesemrawutan sering ditemui di depan SMP Negeri 1 Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah ini. Padahal, jalan itu merupakan akses lintas sumatera. Situasinya kerap terjadi pagi dan siang.

Informasi dilapangan, tak banyak para pengendara umum dan pengguna jalan lainnya sering adu mulut di lokasi ini.
Seperti halnya H.Panggabean (47) salah seorang sopir mobil pengangkut BBM, ia harus mengelus dada dengan ulah para pengendara becak bermotor yang seenaknnya memutar balik kenderaan roda tiganya, meski jalan sudah padat.

“Inilah ulah para tukang becak ini, seenaknya saja mutar di depan kita, padahal kita sudah jalan, nanti kesenggol dengan kenderaan kita kan repot juga,”ucapnya saat parker dipinggir jalan untuk menghindari tukang becak yang memutar di depannya, Jumat, (13/10).

Hal senada juga di keluhkan beberapa sopir mobil proyek yang mengangkut material pengerjaan jalan.

“Kalau kita terpaksa mengalah kalau sudah pas titik depan sekolah ini, sudah tiap hari begini, apalagi mau pulang anak SMP ini,pasti macet dan tak bisa lewat akibat banyaknya tukang becca yang parkir sembarangan.”
ujar Jelibu, warga Pinangsori.

Sementara pendapat lain dari beberapa abang-abang becak mengatakan kalau mereka terpaksa berebutan mengambil penumpang pada jam pulang sekolah saja.

“Yah, terpaksa kita saling berebutlah bang, karena cuman jam siang beginilah sewa nya banyak. Makanya siapa duluan dia yang dapat,”ujar salah seorang abang becak kepada awak media di lokasi.

Sedangkan warga sekitar dan sejumlah orangtua murid berharap agar pihak sekolah bekerjasama dengan kepolisian maupun pihak terkait guna mengatasi permasalahan kesemrawutan lalu lintas tersebut.

“Maunya pihak sekolah bekerja dengan kepolisian maupun dinas terkait, biar di buatlah pengamanan di titik ini, walau hanya pas pulang sekolah saja. Takutnya nanti terjadi lagi kecelakaan seperti hari-hari sebelumnya. Kan, sekolah dan orangtua jaga yang repot,”kata Linda, salah seorang orangtua murid. (Job Purba/ren)

Loading...

Komentar