oleh

Hingga pukul 16.00 WIB, 10 partai yang mendaftar ke KPU Sibolga

SIBOLGA – Hingga pukul 16.00 WIB, sudah 10 partai politik yang mendaftar ke KPU Kota Sibolga. Tiga diantaranya partai pendatang baru. Sementara itu, batas waktu pendaftaran pada Senin 16 Oktober 2017 pukul 24.00 WIB.

Anggota KPU Kota Sibolga Asa Dame Simanjuntak (Divisi Hukum dan Pengawasan) bersama Salmon Tambunan (Divisi Teknis), menjabarkan, ke-10 partai itu yakni, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Berkarya, Partai Gerindra, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Hingga pukul 16.00 WIB hari ini, sudah ada 10 partai politik yang mendaftar untuk menjadi peserta Pemilu 2019 nanti. Kami masih menunggu hingga pukul 24.00 WIB nanti,” kata Asa Dame.

Terkait syarat minimal jumlah anggota partai, Salmon Tambunan menyebutkan untuk Kota Sibolga yang berjumlah penduduk sebanyak 96.000 jiwa adalah minimal 100 orang, atau 1/1000 dari jumlah penduduk.

“Syarat minimal 100 KTA (kartu tanda anggota) dan KTP,” kata Salmon.

Daftar partai politik yang telah mendaftar ke KPU Kota Sibolga, hingga Senin (16/10/2017) pukul 16.00 WIB.

Terkait kendala yang dihadapi partai dalam proses pendaftaran ini, sambung Asa Dame, cukup beragam. Diantaranya partai tidak punya user membuka Aplikasi Sipol. Akhirnya mereka hanya bawa fotocopy KTP dan KTA. Lalu masih terdapat perbedaan data jumlah anggota yang terdapat pada Sipol dengan data yang dibawa.

“Padahal kita ada buka help desk dan sebelumnya sudah melakukan sosialisasi. Kami berharap para pengurus partai memanfaatkan waktu yang ada hingga pukul 24.00 nanti. Kami terbuka di kantor KPU,” ucap Asa Dame.

PKPI diwarnai mosi tidak percaya

Sementara itu, di tengah tahapan pendaftaran berbasis aplikasi Sipol ini, KPU Kota Sibolga ada menerima surat mosi tidak percaya dari kader Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Erwin Simatupang. Kabarnya, Erwin melayangkan surat itu karena merasa tidak terima dengan pemecatan dirinya sebagai sekretaris PKPI Kota Sibolga.

“Ada, surat mosi tidak percaya dari orang PKPI tadi siang (Senin, 16 Oktober 2017),” kata Asa Dame Simanjuntak, Anggota KPU Kota Sibolga Divisi Hukum dan Pengawasan.

Tapi, sambung Asa Dame, surat itu tidaklah mempengaruhi proses pendaftaran maupun verifikasi data PKPI jika nanti mendaftar. Sebab, menurutnya hal mosi tidak percaya itu adalah masalah kepengurusan dalam ranah internal partai tersebut.

“Tapi itu gak ada pengaruhnya terhadap proses pendaftaran dan verifikasi nanti. Karena kami memverifikasi partai sesuai data pada Sipol dan partai yang memiliki SK Menkum HAM RI,” kata Asa Dame. (Mora)

Loading...

Komentar