Diduga depresi berat, polisi ini terjun dari kapal ke laut di Sibolga

  • Whatsapp
Bripda Surya Parmin Harahap saat diamankan di Mapolsek Sambas Kota Sibolga.

SIBOLGA – Diduga sedang mengalami depresi, Bripda Surya Parmin Harahap, personil Polsek Alasa, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, mencoba bunuh diri dengan terjun ke laut di kawasan Pelabuhan ASP Kota Sibolga, Senin (16/10/2017). Beruntung aksi percobaan bunuh diri itu dilihat oleh penumpang kapal dan langsung menyelematkan korban. Lalu mengangkatnya kembali ke dalam kapal dan dibawa ke Polsek Sambas.

Tulus Sianturi salah seorang saksi mata menuturkan, saat itu korban datang ke Pelabuhan ASP Sibolga untuk berangkat ke Nias dengan menaiki kapal KM Simelu. Tetapi setelah di dalam kapal, korban naik ke lantai 1 kapal. Dari sana dia kemudian melompat ke laut.

“Sontak ketika melompat, para penumpang berteriak dan memberitahukan kalau ada salah seorang penumpang kapal melompat ke laut. Lalu beberapa penumpang mencoba untuk menolong untuk mengangkatnya ke dalam kapal. Tetapi ketika hendak ditolong, korban meronta, lalu beberapa penumpang berusaha untuk mengangkatnya pakai tali,” katanya.

Informasi yang dikumpulkan, Bripda Surya Parmin Harahap sebelumnya mendatangi Polsek Sambas untuk istirahat sebelum berangkat ke Nias. Kini korban dibawa ke RSUD FL Tobing untuk mendapatkan perawatan.

Terpisah, Kapolsek Sambas Iptu Prio Prihatin ketika dikonfirmasi membenarkan ada seorang oknum polisi yang mencoba melakukan bunuh diri dan melompat dari atas KM Simelu. Korban diduga mengalami masalah keluarga yang membuatnya depresi.

“Sebelum melakukan aksinya, korban tadi datang ke Polsek Sambas dengan menggunakan celana pendek dan sendal jepit, untuk beristirahat. Kalau dilihat dari kondisinya dia seperti sedang mengalami sebuah masalah. Lalu sorenya korban kita antar ke Pelabuhan ASP untuk membeli tiket mau berangkat ke Teluk Dalam dengan menaiki kapal KM Simelu,” jelasnya.

Lanjutnya, pihaknya kemudian menghubungi atasan Bripda Surya dan membenarkan dia anggotanya. Kabarnya mereka akan datang ke Sibolga untuk menjemput korban dan akan membawanya kembali ke Nias.

“Kini korban kita bawa ke RSUD FL Tobing untuk mendapatkan perawatan, karena korban tadi terlihat kedinginan dan lemas,” ujarnya. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *