Kampung KB dicanangkan di Kelurahan Pasar Belakang

  • Whatsapp
Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang mencanangkan Kampung KB. Pecanangan ini diawali di Kelurahaan Pasar Belakang. Foto: Ist.

SIBOLGA – Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mencanangkan kampung KB di Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Rabu (18/10/2017). Kegiatan itu juga dirangkai dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXIV, serta penutupan IBI KB KES.

“Program kampung KB sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat di seluruh tanah air yang merupakan miniatur pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga sejahtera di wilayah setingkat kelurahan, dusun, RW atau yang setara dengan masyarakat dan kriteria tertentu. Kampung KB merupakan program dari, oleh dan untuk masyarakat yang diutamakan bagi daerah dengan masyarakat miskin, padat penduduk, wilayah pesisir, terpencil atau perbatasan yang akses kesehatannya minim,” ujar Walikota Sibolga dibacakan wakilnya Edi Polo Sitanggang.

Katanya, kegiatan itu seharusnya dilaksanakan pada 29 Juni. Dan, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 39 tahun 2014, diharapkan mampu memberikan pamahaman dalam kehidupan berbangsa dalam sebuah lingkungan dan keluarga dalam mendukung program pemerintah.

“Mari kita jadikan momentum Harganas sebagai upaya peningkatan kesadaraan dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera, dengan menanamkan nilai-nilai kehidupan berbangsa kepada anggota keluarga sejak dini dalam menyukseskan program Nawacita Presiden Joko Widodo, khususnya butir lima, membangun manusia Indonesia yang berkualitas,” terangnya.

Bertepatan juga dengan penutupan kegiatan Bulan Bakti IBI KB Kes Kota Sibolga di wilayah Kodim 0211/TT, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk kemitraan dengan organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong dan mengajak masyarakat, khususnya pasangan usia subur, untuk lebih memilih metode kontrasepsi jangka panjang, khususnya IUD (Intra Uterine Device). Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum agar pemakaian metode IUD menjadi pilihan utama bagi yang ingin ber-KB,” imbuhnya.

Keberhasilan program kampung KB sangat membantu peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga pra sejahtera untuk menuju yang lebih baik. Dengan dicanangkannya Kelurahan Pasar Belakang sebagai kampung KB tentunya akan mendorong pembangunan masyarakatnya menuju sejahtera, dimulai dari tingkat keluarga. 

“Untuk itu, dibutuhkan kerjasama seluruh komponen dalam mewujudkannya,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sibolga, dr Yushari Banjarnahor menyampaikan, pembentukan kampung KB merupakan tindak lanjut dari instruksi oresiden agar program KB dapat kembali menggema dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama yang berada di wilayah miskin, kumuh, padat penduduk, tertinggal, dan terpencil di seluruh Indonesia.

Di Kota Sibolga, sambung dr Yushari, tahun lalu sudah dicanangkan kampung KB yaitu Kelurahan Pancuran Bambu, yang sedang berjalan beberapa kegiatannya. Untuk memaksimalkannya, pihaknya kembali beraudiensi lagi kepada semua sektor terkait bagaimana agar semua sektor bisa memberikan perhatian lebih terhadap kampung KB yang telah dicanangkan.

“Dan sebagai bentuk penguatannya kami telah SK tim monitoring dan evaluasi Kampung KB Kota Sibolga sesuai arahan Wakil Walikota Sibolga pada saat audiensi beberapa waktu yang lalu. Tim ini nantinya akan diketuai langsung oleh sekda yang beranggotakan pimpinan dinas yang terkait,” ujarnya.

Diterangkan, untuk tahun 2017, Sibolga diberi amanah untuk membentuk 1 kampung KB di setiap kecamatan. Maka telah ditetapkan 4 kampung KB yang tertuang dalam Surat Keputusan Walikota Sibolga Nomor 470/235 tahun 2017.

“Diantaranya Kampung KB Pasar Belakang Kecamatan Sibolga Kota wilayahnya di lingkungan I. Lalu, Kampung KB Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas yang wilayahnya di lingkungan IV. Kampung KB Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara dan Kampung KB Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan,” pungkasnya.

Acara itu dihadiri Kadis PPKB Provsu, Kepala Perwakilan BKKBN Provsu, Pimpinan DPRD Sibolga, Forkopimda, SKPD Sibolga, Wakil Ketua TP PKK dan Gabungan Organisasi Wanita, camat dan lurah se-Kota Sibolga. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *