Melihat kondisi Jeremia, Wakil Walikota Padangsidimpuan teteskan air mata

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Padangsidimpuan HM Isnandar Nasution saat menyambangi kediaman Jeremia penderita penyakit hidrosefalus. Foto: Ucok Siregar SNT.

PADANGSIDIMPUAN – Wakil Walikota Padangsidimpuan M Isnandar Nasution mendatangi bayi yang mengidap penyakit hidrosefalus di kediamannya di Jalan Sisingamangaraja, Gang Satahi No.32, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Rabu (18/10/2017). Balita itu bernama lengkap James Jeremia Pangaribuan, anak dari pasangan suami istri Welki Owen Pangaribuan (34) dan Nuriana Lumban Tobing (25).

Amatan SNT, wakil walikota tampak prihatin melihat kondisi Jeremia, dan beberapa kali Isnandar Nasution meneteskan airmata. Isnandar kemudian memberikan tali asih untuk membantu biaya perawatan Jeremia.

Bacaan Lainnya

“Semoga dapat dipergunakan untuk membantu biaya pengobatan Jeremia, dan ini harus ditangani secara serius karena kondisinya sangat memprihatinkan,” kata Jeremia.

Kepada kedua orangtua bayi, ia meminta agar bersabar dan jangan putus asa dalam merawat Jeremia, serta tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara, Nuriana Lumban Tobing, ibu Jeremia, menceritakan gejala awal yang terlihat pada anaknya tersebut ketika berusia 4 hari.

“Saat itu badan Jeremia mulai demam dan kepalanya membesar, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan. Namun, tidak ada perubahan pada kondisi Jeremia, lalu dirujuk kembali ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan, dan dilakukan operasi. Setelah operasi, tidak ada juga perubahan sampai sekarang,” tutur Nuriana dengan nada sedih.

Ibu satu anak tersebut mengaku, sejak usai operasi hingga kini tidak pernah lagi memeriksakan kesehatan Jeremia  karena keterbatasan biaya.

Menanggapi hal itu, Isnandar langsung memerintahkan Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan melalui telepon seluler agar mengurus administrasi untuk pengobatan Jeremia, dan merujuknya ke rumah sakit di Medan. Isnandar juga sangat berterimakasih kepada ini yang selalu eksis memberitakan derita masyarakat.

“Tolong laporkan ke saya bila menemukan hal yang sama,” pungkasnya. (Ucok Siregar/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *