Hah! 50 butir pil ekstasi dikirim dalam sabun batang dan roti ke Sibolga

  • Whatsapp
Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Mapolres Sibolga.

SIBOLGA – Bravo buat Polres Sibolga! Berkat informasi masyarakat, petugas berhasil menggagalkan pengiriman 50 butir pil ekstasi dari Kota Medan. Cerdiknya, pelaku membungkus pil-pil itu dalam 4 batang sabun cuci dan 1 potong roti merk ternama. Kiriman itu dikemas dalam sebuah bungkisan paketan melalui jasa pengiriman mobil travel, yang tiba pada Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 09.50 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin menjelaskan, awalnya personel Sat Sabhara Polres Sibolga mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada paket berisi barang terlarang yang dikirim dari Medan ke loket mobil travel di Jalan P Diponegoro Kota Sibolga. Selanjutnya Kasat Sabhara AKP Tohap Sibuea memerintahkan anggota Aiptu Boy A Hutasoit dan rekannya untuk melakukan penyelidikan.

“Selanjutnya personel melakukan pengintaian dan tak lama kemudian datang 2 pria yang mengendarai sepedmotor, dan salah seorang mengambil kiriman paket tersebut. Setelah paket diterima oleh pria itu, petugas melakukan penangkapan terhadap keduanya dan menyita paket kiriman itu. Setelah dibuka ternyata kotak yang berisi 4 batang sabun cuci batangan dan 1 bungkus roti warna kuning itu berisi 50 butir pil ekstasi. Dimana diantaranya 31 butir warna hitam dan 19 butir warna coklat,” paparnya.

Kemudian kedua pria itu, sambung Sormin, diamankan dan diserahkan ke Sat Narkoba Polres Sibolga. Setelah diperiksa, tersangka yang memenuhi unsur pidana adalah 1 orang diantaranya, yakni SAN alias A (24), pekerjaannya nelayan, masih lajang, warga Jalan Murai, Lingkungan I Kelurahan Aek Manis, Kota Sibolga.

“Ternyata barang tersebut berisi pil ekstasi warna hitam logo “J” dan warna kuning logo “A”. Paket kiriman itu dijemput atas suruhan (identitas telah dikantongi) dengan janji imbalan Rp100.000, tapi imbalan itu belum diterima tersangka,” papar Iptu R Sormin.

Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Tersangka ini mengenal orang yang menyuruhnya menjemput kiriman barang itu. Dan, diakuinya bahwa jika dia butuh sabu-sabu, dia akan menemui orang yang menyuruhnya menjemput kiriman tersebut. Dan lagi, hasil tes urine, tersangka ini positif pengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu,” pungkasnya seraya menambahkan petugas masih terus melakukan pengembangan kasus ini. (Ril/Mora)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *