Siregar tewas mengenaskan, jadi korban tabrak lari di Madina

  • Whatsapp
Mayat korban di RSU Panyabungan, Madina.

MADINA – Parhimpunan Siregar (54) ditemukan tewas terkapar di Jalan Umum Panyabungan-Kotanopan Km 15-16 tepatnya di Desa Saba Purba, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Pengendara sepedamotor jenia Honda Mega Pro bernomor polisi BB 5269 RL itu diduga menjadi korban tabrak lari.

Korban yang merupakan warga Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Nagajuang, Kabupaten Madina itu tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan. Korban mengalami luka robek di bagian perut, kedua kakinya patah, dan pendarahan pada hidungnya.

Kasatlantas Polres Madina AKP Herliandri menyebutkan insiden tersebut dilaporkan Kamis pagi (19/10/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. “Korban meninggal dunia di TKP. Diduga kecelakaan kontra dengan mobil, namun kami masih menelusuri jenis, merk dan nomor polisinya, karena belum diketahui, atau melarikan diri,” kata AKP Herliandri via telepon.

AKP Herliandri menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata, Anggara Lubis (24), kronologi kecelakaan bermula saat sepedamotor yang dikendarai korban datang dari arah Kotanopan menuju arah Panyabungan. Sesampainya di TKP, di jalan menikung, diduga bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan.

“Pengendara sepedamotor berada di jalur cepat, diduga ditabrak dari belakang oleh mobil yang tidak diketahui nomor polisinya. Mobil itu melarikan diri ke arah yang sama,” ucapnya.

Ciri-ciri sopir mobil itu pun tidak diketahui. Jenazah pengendara motor tersebut, sambung AKP Herliandri, langsung diboyong ke RSU Panyabungan.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Kami lakukan olah tempat kejadian perkara, mencari alat bukti petunjuk serta mencatat saksi-saksi, membuat visum dan mengecek identitas kendaraan korban,” ujar AKP Herliandri. (Fahrizal Sabdah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *