Karnaval etnis warnai Hari Pariwisata Dunia 2017 di Kota Sibolga

  • Whatsapp
Peserta Karnaval pada peringatan hari Pariwisata Dunia dikota Sibolga. Foto: Ist.

SIBOLGA – Kota Sibolga, Sumatera Utara, menyuguhkan kekayaan beragam suku dan etnis daerah ketika merayakan Hari Pariwisata Dunia 2017. Konsep pergelaran tahun ini sedikit berbeda dibandingkan perayaan tahun lalu.

Sedikitnya 15 etnis yang ada di “negeri berbilang kaum” itu tampil memukau dalam karnaval, ada Batak Toba, Minang, Tapanuli Selatan, Nias, Padang Lawas, Angkola-Sipirok, Dairi, Karo, Tionghoa, Simalungun, Mandailing, Melayu, Aceh, Pesisir, Jawa dan India.

Selain melibatkan barisan 15 etnis, ada juga penampilan busana unik yang dirancang sejumlah perancang busana Kota Sibolga. Para model beserta perancang busananya juga ikut berjalan kaki dalam karnaval yang dilepas Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dari kompleks Pelabuhan Lama Sibolga, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Walikota Sibolga, karnaval etnis tersebut merupakan cerminan Sibolga sebagai negeri berbilang kaum dan perekat antar umat beragama di Indonesia. Tentunya ini menjadi momen bagi stakeholder untuk membangun pariwisata dengan mengendepankan pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, serta menghapus kemiskinan di sekitar destinasi.

“Multiplier effect sektor pariwisata sangat berpeluang dan berkontribusi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalagi, perkembangan jumlah wisatawan dunia telah menembus satu miliar orang. Itu berarti memberikan satu miliar keuntungan,” katanya.

Tidak dipungkiri pula, butuh kerja keras dan komitmen bersama Pemko Sibolga, pelaku pariwisata serta didukung masyarakat.

“Komitmen ini dapat dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan,” ujarnya. (ril/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *