Dana Desa bukan untuk membangun desa saja, tapi…

  • Whatsapp
Penyuluhan hukum tentang pengelolaan dana desa di Kecamatan Pinangsori, Senin, 23 Oktober 2017.

TAPANULI TENGAH – “Dana Desa yang dikucurkan dari pusat untuk desa-desa yang ada di Indonesia, dari tahun 2015 sampai 2017 kebanyakan dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa itu. Namun saat ini pemerintah pusat juga membuat program dana desa itu untuk pengembangan sumberdaya masyarakat. Maksudnya, bukan cuma diprioritaskan untuk pembangunan di desa itu, tapi harus juga memberdayakan masyarakat lewat program di desa itu, seperti bumdes. Kegiatan pertanian, juga beberapa kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat desa itu, lumbung desa, dan sorga desa atau sarana olahraga desa,” ungkap Anita Situmorang Kadis PMD Tapanuli Tengah pada Penyuluhan Hukum Kegiatan Dana Desa se-Kecamatan Pinangsori dan Badiri pada Senin (22/10/2017) di Aula Kantor Camat Pinangsori.

Dia juga berpesan agar kepala desa mampu memperdayakan masyarakatnya yang memiliki tamatan sekolah, dan tidak hanya melibatkan orang-orang dekat kepala desa yang dilibatkan dalam pengelolaan dana desa.

“Jangan cuman TS-nya saja dibuat berperan, ya! Tapi libatkan juga orang orang yang memiliki kompeten dan masyarakat yang berpendidikan di desa itu,” tambahnya.

Antusias para kepala desa dan aparat desa saat pertemuan ini sangat terlihat serius namun santai. Tampak keakraban antara moderator dengan peserta pertemuan di tempat ini. Pertemuan ini juga dihadiri Kajari Sibolga, Timbul Pasaribu.

Mengacu pada UU Nomor 6 Perdes menyatakan jelas kalau penggunaan dana desa diatur dalam undang-undang pemerintah. Hubungan dengan penegak hukum dan peran Polri dalam pembangunan desa mengacu dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13 dalam poin A, B, dan C yaitu memberikan Perekap UU Nomor 7 tahun 2002 tentang Polmas, Perlindungan, Pengayoman dan Pelayanan kepada Masyarakat.

Polri dalam hal ini kamtibmas dan penegakan hukum, perlindungan pengayoman serta pelayanan masyarakat di desa dengan mengacu pada beberapa prinsip polmas.

“Membangun dari pinggiran merupakan program pemerintah yang saat ini digalakkan. Dengan program membangun dari desa, salah satunya cara mewujudkan NKRI sebagai harga mati. Jadi jelas peranan Polri dalam penggunaan dana desa sangat penting, terutama dalam hal kamtibmas dan permasalahan hukum,” ujar AKP M Taher Lubis perwakilan Polres Tapanuli Tengah di sela-sela sambutannya pada acara ini.

Hadir Camat Badiri, Camat Pinangsori serta para kepala desa dan aparatnya dari dua kecamatan ini. (Job Purba/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *