Kejatisu masih rahasiakan identitas 16 tersangka proyek rigid beton di Sibolga

  • Whatsapp
Penyidik Kejatisu yang melakukan pengecekan kwalitas rigit beton tahun anggaran 2015 di Kota Sibolga, beberapa waktu lalu. Foto: DOK SNT.

SIBOLGA – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) belum bersedia menyebutkan nama-nama ke-16 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan rigid beton tahun 2015 di Kota Sibolga, dengan alasan untuk mengintensifkan penyidikan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu Sumanggar Siagian SH melalui telepon selulernya kepada SNT, Selasa (24/10/2017) mengatakan, bahwa hingga saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi itu.

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek rigid beton tahun 2015 tersebut,” ucap Sumanggar.

Sumanggar juga belum bersedia untuk menyebutkan siapa saksi-saksi yang telah diperiksa. Namun, ia menjelaskan bahwa saksi yang diperiksa jumlahnya banyak.

“Kalau saksi-saksi yang diperiksa, banyak. Tapi nama saksi-saksi tersebut belum bisa kita publikasikan,” ujarnya.

Selain nama saksi-saksi, Sumanggar juga belum bersedia menyebutkan nama-nama 13 rekanan dan nama 3 ASN di Dinas PU Kota Sibolga yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum, jangan dulu. Penyidik masih melakukan pemeriksaan para saksi-saksi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, 13 rekanan dan 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sibolga, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejatisu dalam kasus dugaan korupsi pembangunan peningkatan jalan rigid beton di Dinas PU Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2015 senilai Rp65 miliar lebih.

Kejatisu menyebutkan, dugaan penyimpangan dalam kasus ini, selain karena pelaksanaannya tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak pekerjaan, juga ada dugaan karena sebagian dari pekerjaan itu belum waktunya, atau belum seharusnya dibangun. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *