Polda Sumut tangkap germo, tawarkan jasa seks perempuan muda bertarif satu juta

  • Whatsapp
Pelaku saat diamankan polisi. Foto: Trib-mdn/int.

SUMUT – Unit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut menangkap Ahmad Anshari Sidabutar alias Ando (20) warga Jalan Selambo Dusun VI, Patumbak, Senin, (23/10/2017). Ando ditangkap karena terlibat dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Selama setahun belakangan, Ando berperan sebagai germo, dan melakukan perdagangan perempuan muda dengan harga Rp 1 juta, short time.

Ada tiga korbannya, yakni F alias D (19) warga Jalan Seser III No. 19, Medan Amplas, PS (18) warga Jalan Balai Desa Marindal II, Patumbak, dan HR (19) warga Jalan Sari, Patumbak.

Kasubdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Hari Sandy Sinurat mengatakan, penangkapan Ando bermula dari adanya informasi yang diperoleh bahwa seorang remaja yang menjual jasa perempuan kepada lelaki hidung belang.

“Polisi kemudian menyaru sebagai laki-laki hidung belang lalu berkenalan dengan Ando pada Agustus 2017 lalu,” kata AKBP Hari Sandy Sinurat.

Setelah berkenalan dan negoisasi harga, Ando dan polisi sepakat untuk membawa perempuan muda dengan harga Rp 1 juta. Ia pun membawa ketiga korban ke Hotel Menara Lexus Jalan Sisingamangaraja. Polisi yang menyaru kemudian memberikan uang muka seharga Rp1,5 juta untuk ketiga perempuan tersebut.

“Setelah uang tanda jadi diterima, kita langsung mengamankan pelaku,” ucap Sandy.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 2 jo Pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (Trib-mdn/int/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *