Terminal truk Sibolga segera dibangun

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Sibolga, Marajahan Sitorus menunjukkan sertifikat lahan KM 3.

SIBOLGA – Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah menerbitkan sertifikat sebidang tanah di Km 3 Jalan Nasional Sibolga-Tarutung. Sebelumnya lahan itu dibebaskan Pemko Sibolga untuk membangun pangkalan truk (terminal, red).

Dengan terbitnya sertifikat lahan, tidak ada lagi hambatan bagi Pemko Sibolga membangun terminal truk yang sebelumnya sempat dipersoalkan.

“Permasalahan hukum lahan itu sudah clear, sudah ada sertifikat atas nama Pemko Sibolga yang diterbitkan BPN pada Maret 2017 yang lalu. Nanti akan dibangun terminal truk, tempat pengujian kendaraan bermotor dan pergudangan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sibolga, Marajahan Sitorus kepada wartawan, Selasa (24/10/2017).

Marajahan mengatakan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta yang menjadi mitra Pemko Sibolga dalam perencanaan pembangunan pangkalan truk tersebut telah memasuki tahap pembuatan maket.

“Semuanya, mulai perencanaan, observasi lapangan hingga pembuatan detail engineering design (DED) sudah dilakukan Universitas Gadjah Mada,” sebutnya.

Tahap berikutnya adalah pematangan lahan. Hasil observasi yang dilakukan UGM, dari total 3 hektar luas lahan, hanya 2 hektar yang bisa digunakan dan itu sudah cukup untuk menampung semua truk yang ada.

Ditambahkan, total anggaran yang diperlukan mencapai Rp58 miliar. Menurut konsultan, pematangan lahan butuh dana Rp6 miliar, ditambah anggaran pembangunan berkisar Rp52 miliar.

“APBD Pemko Sibolga sedikit, tak akan mampu menanggung anggaran pembangunan itu. Kita harus meminta bantuan pemerintah pusat. Proposalnya sudah kita buat. Mudah-mudahan disetujui,” pungkasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *