Kapal tanpa nama pembawa kayu ilegal dari Pulau Mursala ditangkap

  • Whatsapp
Kayu yang ditangkap.

MEDAN – Satu unit kapal tanpa nama ditangkap di perairan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Kapal tersebut ditangkap karena diduga bermuatan kayu yang diduga ilegal.

“Kapal tersebut berlayar bermuatan kayu yang diduga ilegal sebanyak 55 batang jenis campuran,” kata Direktur Polair Polda Sumut Kombes Sjamsul Badhar kepada wartawan di Medan, Rabu (25/10/2017).

Ia mengatakan, penangkapan kapal itu pada Selasa (24/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, kapal patroli petugas yang tengah melakukan patroli laut mencurigai satu unit kapal tanpa nama.

“‚ÄéKemudian dilakukan pemeriksaan terhadap satu unit kapal tersebut. Di situ, didapati kayu yang diduga ilegal,” ujar Sjamsul.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui kayu itu tidak memiliki dokumen yang sah yang dibawa dari Pulau Mursala, Tapanuli Tengah dengan tujuan Kota Sibolga.

“Kapal itu dinahkodai Nurudi (35). Lalu, tiga orang lagi berada di kapal bernama Fanutuna (35), Naliber (40) dan seorang laki-laki inisial V (12),” jelas Sjamsul.

“Kapal dan barang bukti kayu sudah diamankan ke Dermaga Pelabuhan Sibolga. Terkait kayu ini, kita koordinasi dengan ahli dari Dinas Kehutanan,” pungkas Sjamsul. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *