Kayu dari Pulau Mursala ditangkap, Bupati Bakhtiar dukung Polair Polda Sumut

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani saat bincang bincang dengan Gubernur Sumut. Foto: DOK

TAPANULI TENGAH – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mendukung kepolisian dalam pemberantasan praktek illegal logging di daerah kabupaten itu, termasuk di Pulau Mursala.

Hal itu disampaikan bupati atas keberhasilan petugas Pol Air Polda Sumut menangkap 1 unit kapal tanpa nama yang mengangkut kayu tanpa memiliki dokumen yang sah di perairan Pulau Mursala, Selasa 24 Oktober 2017.

“Kita mendukung kepolisian, dalam hal ini Polair Polda Sumut yang telah berhasil menangkap kapal pengangkut kayu dari Pulau Mursala yang kabarnya kayu tersebut ilegal tanpa surat dokumen,” kata Bupati Bakhtiar menjawab Smart News Tapanuli, Rabu, 25 Oktober 2017.

Untuk itu Bakhtiar meminta, agar petugas terkait mengintensifkan razia dari aksi pembalakan hutan secara liar di Kabupaten Tapanuli Tengah. Apalagi sampai merusak hutan seperti di Pulau Mursala.

“Pulau Mursala itu merupakan salah satu objek wisata andalan daerah kita. Jadi kita tidak ingin kawasan objek wisata itu rusak akibat pembalakan hutan yang ilegal,” jelas Bupati.

 

Kayu yang ditangkap.

 

Sebelumnya diberitakan, petugas Polair Polda Sumut menangkap satu unit kapal tanpa nama di perairan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Kapal tersebut ditangkap karena diduga bermuatan kayu yang diduga ilegal.

Kapal tersebut berlayar bermuatan kayu yang diduga ilegal sebanyak 55 batang jenis campuran.

Penangkapan kapal itu pada Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat kapal patroli petugas yang tengah melakukan patroli laut mencurigai satu unit kapal tanpa nama. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap satu unit kapal tersebut. Didapati kayu yang diduga ilegal.

Kapal tanpa nama tersebut tidak memiliki dokumen yang sah yang dibawa dari dari Pulau Mursala dengan tujuan Kota Sibolga, yang dinahkodai Nurudi (35). Lalu, tiga orang lagi berada di kapal bernama Fanutuna (35), Naliber (40) dan seorang laki-laki inisial V (12). Kapal dan barang bukti kayu sudah diamankan ke Dermaga Pelabuhan Sibolga.

(ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *