Lima Tersangka Kasus Rigid Beton Sibolga tahun 2015 Diperiksa

  • Whatsapp
Foto Sewaktu tim BPK perwakilan Sumut bersama tim poli tehnik, melakukan pemeriksaan di bangunan fisik rigid beton hasil pekerjaan TA. 2015. Foto: DOK.

MEDAN – Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil dan memeriksa lima pimpinan perusahaan swasta atau kontraktor/rekanan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pelaksanaan kontrak proyek/kegiatan pembangunan Rigid Beton di Dinas PU Kota Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2015 dengan anggaran sekitar Rp 65 miliar, Rabu, (25/10/2017) kemarin.

Dilansir epaper.hariansib.co, ke- 5 kontraktor terssebut, EDH (Direktur PT BZ), HS (Wakil Direktur PT G), GS (Direktur PT APP) dan Yus (Dirut PT STM).

Menurut pantauan wartawan di Kejatisu Jalan Jend AH Nasution (Jln Karya Jasa) Pangkalan Masyhur Medan Johor, pemeriksaan berlangsung di ruangan tertutup di Lt 3 Gedung Kejatisu hingga menjelang petang.

Tim Jaksa Penyidik diketuai Tumpal Hasibuan SH. Namun usai pemeriksaan, ke-5 tersangka pulang meninggalkan Kejatisu dan tidak dilakukan penahanan badan.

Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Aspidsus Kejatisu Iwan Ginting SH MH yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap ke-5 pimpinan perusahaan swasta itu dengan status sebagai tersangka, dalam kapasitas selaku rekanan/kontraktor dalam pelaksanaan kegiatan Rigid Beton di Dinas PU Kota Sibolga.

Dia mengakui, bahwa yang sebenarnya dipanggil dan sudah diagendakan diperiksa hari itu, sebanyak 13 orang pimpinan perusahaan swasta selaku rekanan kegiatan Rigid Beton di Dinas PU Kota Sibolga, yang semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tetapi katanya, dari 13 itu yang memenuhi panggilan dan hadir untuk diperiksa baru lima orang,sedangkan delapan orang lainnya tidak hadir alias “mangkir” dengan alasan sakit dan minta ditunda sampai minggu depan.

“Penyidik telah mengagendakan lagi ke-13 orang tersangka dari rekanan itu dipanggil serentak untuk pemeriksaan pada minggu depan. Selain para tersangka, penyidik juga sudah memanggil sejumlah pihak lainnya dengan status sebagai saksi”, katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kejatisu telah mentapkan 16 tersangka dalam kasus Rigid Beton di Dinas PU Kota Sibolga. 13 tersangka adalah rekanan dan 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas PU Kota Sibolga.

 

 

(int.ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *