Pria Pakai Masker ini Setubuhi Mayat Wanita di Rumah Sakit

  • Whatsapp
Perawat yang tertangkap saat menyetubuhi jasad wanita. (Foto: Facebook/OZ/int)

LA PAZ – Seorang pria Bolivia berusia 27 tahun harus mendekam di balik jeruji tahanan karena kepergok sedang melakukan hubungan seks dengan jasad seorang wanita yang baru saja meninggal karena penyakit paru-paru.

Menurut laporan media lokal, Grover Macuchapi yang merupakan asisten perawat ditangkap di Rumah Sakit de Clinicas di La Paz, setelah suami wanita berusia 28 tahun itu masuk ke ruang jenazah dan melihat perawat tersebut melakukan hal yang sangat tercela.

Grover hanya meninggalkan jasad istrinya sebentar sekira tengah malam pada Senin 16 Oktober untuk menyelesaikan tagihan rumah sakit dan dokumen-dokumen penting lainnya. Dia lalu kembali dan betapa syoknya ia melihat Macuchapi berdiri di atas jasad istri tercintanya dengan keadaan celana berada di pergelangan kakinya.

Pelaku belum dikenai sanski secara resmi, sebab tidak ada hukuman kriminal untuk necrophilia tindakan berhubungan seks dengan mayat di Bolivia. Kepolisian setempat pun masih berupaya untuk menentukan kejahatan paling serius yang bisa dikenakannya, sehingga bisa menjatuhkan hukuman paling keras.

Tetapi kemungkinan tuduhan yang akan dikenai kepada Macuchapi adalah penodaan mayat dan tindakan cabul. Wanita tersebut meninggal akibat komplikasi yang terkait dengan penyakit paru-paru.

Kepala polisi Bolivia Douglas Uzquiano mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pada saat kejadian tersebut, wanita itu baru saja dipindahkan ke kamar mayat ketika suaminya menangkap basah perawat tersebut sedang melakukan tindakan tak senonoh tersebut.

“Asisten keperawatan itu melakukan necrophilia… jadi dia (suami) memukulinya sampai keamanan berseragam tiba,” kata pihak kepolisian, dilansir dari Straits News, baru-baru ini.

Pelaku sendiri baru bekerja di rumah sakit tersebut selama enam bulan, mengatakan bahwa dia tidak dapat sepenuhnya mengingat atau tidak mengerti apa yang terjadi. Dia mengatakan bahwa ada sesuatu yang “terjadi di kepalanya” dan menggambarkannya sebagai “seperti sedang tidak sadar”.

“Hal berikutnya yang saya ingat adalah pukulan dari belakang yaitu saat suami wanita memukul saya,” katany.

 

 

(OZ/int/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *