TMMD ke 100 Kodim 0206 Dairi Resmi Ditutup

  • Whatsapp
TMMD ke 100 Kodim 0206/Dairi ditutup, Kamis, 26 Oktober 2017.

SIBOLGA – Program TMMD ke- 100 Kodim 0206/Dairi TA.2017 resmi ditutup, Kamis, (26/10/2017) dalam satu upacara di lapangan sepak bola Desa Perpulungan, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Asops Kosekhanudnas III Medan Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang yang sekaligus menutup pelaksanaan TMMD, bertemakan “Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”.

Selama 30 hari pelaksanaan TMMD di daerah itu telah mencapai target 100 persen pekerjaannya, baik sasaran fisik dan non fisik.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono yang dibacakan inspektur upacara Asops Kosekhanudnas III Medan, Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang mengatakan bahwa TNI baru memperingati Hari Ulang Tahunnya ke-72. Melihat momentum perayaan HUT tersebut, tergambar dengan cukup jelas kedekatan antara TNI dengan rakyat Indonesia.

“Terkait dengan hal itu, atas nama semua prajurit TNI, perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa restu sehingga peringatan ke-72 HUT TNI berjalan lancar, sekaligus permohonan maaf apabila ada hal-hal yang belum memuaskan masyarakat,” ujarnya.

Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat bahwa sesuai hasil survey Litbang Kompas pada bulan Oktober 2017 ini, bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi yang dipercaya oleh rakyat. Pada hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94 persen.

“Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik. Bagi TNI, khususnya TNI AD, hal ini adalah modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan Negara yang bersifat semesta. Slogan Bersama Rakyat TNI Kuat, yang ditetapkan sebagai tema HUT TNI yang baru lalu, bukanlah semata-mata kalimat yang dibuat supaya manis didengar, tetapi karena TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan kebersamaan dalam mempertahankan kedaulatan dan mengawal eksistensi NKRI,” tambahnya.

“Oleh karenanya, sebagai bagian dari sistem nasional, TNI AD terus berusaha mengambil bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI – Rakyat sebagai kekuatan pertahanan. Secara universal, tugas tentara memang untuk berperang tetapi pada masa damai, tentara akan turun kelapangan untuk membantu kesulitan rakyatnya dan membantu program pembangunan pemerintahnya, karena pada masa damai sesungguhnya merupakan suatu masa dimana Negara sedang menyiapkan diri untuk berperang,” ungkapnya.

Kasad menyebutkan, bahwa TNI AD mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia.

“Melalui program TMMD, kita juga membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu “Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat”. Tema ini sangat selaras dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD, baik dalam kegiatan fisik maupun non fisik, sehingga diharapkan dapat mengembalikan nilai-nilai luhur yang saat ini terasa semakin terkikis oleh arus globalisasi dan modernisasi, agar kekebalan tubuh atau Imunitas Bangsa Indonesia dapat bertahan dari derasnya ancaman yang semakin sulit untuk di identifikasi,” jelasnya.

Selaku penanggungjawab TMMD, Kasad mengucapkan terimakasih kepada Pemda Pakpak Bharat, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TMMD ke-100 TA. 2017 sehingga dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.

“Saya juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan TMMD ke-100 ini, terdapat tutur kata maupun tingkah laku para prajurit atau ada hal – hal lain yang kurang berkenan dihati masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat di dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Sementara, tokoh masyarakat Kerajaan Juventus Simamora.

“Terimakasih dari kami masyarakat Desa Perpulungan kepada TNI khususnya Kodim 0206/Dairi yang peduli dengan kami di desa ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak TNI,” ujarnya.

Usai upacara penutupan dilanjutkan dengan acara hiburan berupa tarian dari pelajar SMP Negeri 3 Satu Atap Kerajaan, penampilan yel yel dari Saka Wira Kartika Kodim 0206/Dairi, pertunjukan marching band dari SMA Neg 1 Kerajaan, pembagian paket sembako.

 

(ril penrem023/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *