Sartika Pasaribu milih Kerja ke Malaysia, Ternyata ini tujuannya…

  • Whatsapp
Jenazah Sartika Pasaribu saat disemayamkan dirumah duka di Desa Garoga, Taput, sebelum di makamkan, Jumat, 27 Oktober 2017. Foto: DOK.

TAPANULI UTARA – Sartika Boru Pasaribu (19) salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yang tewas dalam laka bus tanggal 24 Oktober 2017 lalu, memilih meninggalkan kampungnya untuk mengejar impiannya di negeri jiran adalah semata-mata untuk dapat membantu kehidupan keluarganya.

“Yang kita tau bahwa Sartika Pasaribu pergi ke Malaysia, berharap dapat membantu kehidupan keluarganya,” kata Kepala Desa Garoga, Pintoruli Pasaribu kepada Smart News Tapanuli, Jumat kemarin, (27/10/2017) melalui sambungan telepon selulernya.

Namun, tidak ada yang bisa memastikan, kapan ajal itu tiba , seperti yang dialami almarhum Sartika Pasaribu, warga Dusun Sibargot, Desa Garoga, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara. Ia tewas bersama tujuh orang lain dalam laka bus di Jalan Tol North-South Expressway (NSE) Utara KM 147, Bukit Tambun Pulau Penang, beberapa waktu lalu.

Jenazah almarhum telah dikebumikan Jumat, (27/10/2017) di pemakaman keluarganya.

Sebelumnya, Kamis, 26/10/2017) jenazah almarhum tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut sekitar pukul 12.20 Wib dari Malaysia dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-103.
Isak tangis keluarga dan kerabat almarhum pun pecah saat itu, ketika jenazah tiba di Bandara Kualanamu.

 

 

(TS/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *