Kemarau, 1000 Pelanggan Mual Natio Terganggu

  • Whatsapp
illustrasi/int

TAPANULI UTARA – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Mual Natio Kabupaten Tapanuli Utara, Lamtagon Manalu menyebutkan, akibat musim kemarau yang berkepanjangan di wilayah itu, sejumlah 22 sumber mata air dari total 24 sumber yang dikelola mengalami dampak penurunan debit yang menyebabkan sekitar 1.000 pelanggan kesulitan mendapatkan air bersih.

“Terjadi penurunan hingga 20 persen debit air di 22 sumber mata air. Akibatnya, 1.000 pelanggan mengalami kesulitan air,” terang Lamtagon, Senin (30/10/2017).

Disebutkan, wilayah pelanggan yang mengalami dampak terparah berada di area Kompleks Stadion, Aek Ristop, dan Kompleks Pasar Tarutung, juga wilayah pelanggan di sekitar Air panas, dan Garaga Sipoholon, serta para pelanggan di wilayah Hutagalung dan Siatasbarita.

“Wilayah yang mengalami dampak terparah penurunan debit sumber mata air ini mendapakan pasokan air dari berbagai sumber, seperti, sumber air Ugan, Sitakka, Horsik, Hutapea, Aek Nasia, dan sumber air Goti,” jelasnya.

Menurut Lamtagon, untuk menyikapi persoalan tersebut, pihaknya melakukan pendistribusian air bersih dengan menggunakan mobil tangki air yang dimiliki perusahaan daerah itu.

“Tentu saja, akibat penurunan debit, banyak pelangan yang kesulitan mendapatkan air. Makanya, kita berupaya membuat bergilir dan menyediakan air bersih yang dibutuhkan pelanggan melalui pendistribusian dengan menggunakan mobil tangki air,” sebutnya.

 

 

(TS/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *