Pakar Kesehatan: Ibu Hamil Jangan Malas Begerak

  • Whatsapp
illustrasi ibu hamil. Sementara ibu hamil dianjurkan melakukan pergerakan untuk kesehatan kandungan. Foto: OZ/int.

SNT Health – Untuk ibu hamil dianjurkan untuk tidak banyak bergerak atau melakukan aktifitas, karena khawatir jika aktifitasnya bisa memberikan pengaruh buruk bagi janin di dalam kandungan. Hal ini tentu membuat mereka cenderung tidak banyak bergerak. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ibu hamil yang jarang bergerak justru beresiko mengalami beberapa masalah kesehatan.

Disebutkan, normalnya ibu hamil memang akan mengalami kenaikan berat badan, mereka yang malas bergerak bisa menjadi terlalu gemuk. Padahal, ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan dengan berlebihan akan kesulitan untuk menurunkannya kembali setelah melahirkan nanti. Tidak itu saja, Idealnya, kenaikan berat badan saat hamil adalah 11 hingga 16 kilogram dengan penambahan sekitar 0,5 hingga 2 kg di trimester pertama dan kemudian terus naik sekitar 0,5 kg pada minggu berikutnya.

Tidak saja kenaikan berat badan yang berlebihan. Ibu hamil yang malas bergerak juga akan beresiko mengalami kesulitan saat melakukan persalinan normal. Karena, malas bergerak akan menurunkan massa dan kekuatan otot yang tentu berimbas pada kekuatan mendorong saat proses persalinan. Dengan alasan inilah pakar kesehatan tetap menyarankan ibu hamil untuk melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki dengan santai tiga atau empat kali dalam seminggu. Bila perlu, ibu hamil juga sebaiknya melakukan senam hamil, atau melakukan yoga khusus ibu hamil yang bisa membuat mereka siap untuk melakukan proses persalinan.

Tidak saja hanya selalu aktif bergerak, pakar kesehatan menyarankan ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, tidur dengan waktu yang cukup, dan menjaga pikirannya agar tidak mudah stress karena bisa berimbas pada perkembangan dan kesehatan janin di dalam kandungan.

 

 

Sumber: doktersehat.com

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar