Waspada! warga Sibolga tertipu belanja online, jutaan rupiah raib

  • Whatsapp
Postingan terakhir dari @egikamera kepada Bernando yang menyatakan bahwa barang pesanannya akan dikirimkan. Foto: istimewa.

SIBOLGA – Pesatnya perkembangan tehnologi saat ini dimanfaatkan banyak orang di dunia maya untuk meraih keuntungan dengan berbagai cara. Mulai dari buat group jual beli online dan cara lainnya, hingga menawarkan produk tertentu dengan harga yang murah.

Tapi perlu juga kehati-hatian calon pembeli, karena bisa saja tertipu dengan harga, atau bahkan produk yang mau dibeli tidak kunjung sampai ketangan.

Anda jangan sampai mengalami seperti yang dialami oleh Bernando (nama samara,red) warga Jalan Santeong, Kota Sibolga, Sumut. Niatnya ingin membeli kamera jenis DSLR dengan murah, Bernando justru kehilangan uang sebesar Rp1.225.00, Senin, (30/10/2017).

Menurut pengakuan Bernando kepada awak media, bahwa kasus yang menimpa dirinya bermula dari pertemanan nya dengan sebuah akun di facebook dengan nama @egikameramedan, yang diketahui sebagai akun jual beli online bermacam – macam kamera dan beralamat di Kota Medan.

Bernando mengaku bahwa sebelumnya ia sangat yakin dengan akun tersebut. Selain di postingan yang selalu di update, terlihat adanya aktifitas di toko pemilik akun tersebut, juga harga yang ditawarkan cukup murah.

Setelah beberapa kali berkomunikasi dan diberikan nomor kontak untuk dihubungi, Bernando akhirnya percaya dan memutuskan membeli sebuah Kamera DSLR Canon 1100 D seharga Rp. 1 juta beserta Takstar Microfon seharga Rp. 125 ribu dan Lens Hold dengan harga Rp. 100 ribu, total pembelian dan harus dibayarkannya Rp. 1.225.000.

“Kita percaya karena akun jual beli online milik @egikamera sangat meyakinkan. Apalagi di akun tersebut juga menyebutkan nomor kontak yang harus dihubungi bila diluar kota dan bila di kota Medan bisa langsung datang ke alamat Toko milik akun tersebut yakni di Jalan Deblot Sundoro Nomor 27 Tebing Tinggi Medan. Di postingan vidionya juga menggambarkan aktivitas yang terjadi di toko tersebut. Apalagi harga yang ditawarkan juga cukup murah, akhirnya saya putuskan untuk belanja kamera DSLR merek Canon beserta perlengkapannya melalui online. Saya juga di inbox kan nomor yang harus dihubungi bila hendak melakukan pemesanan,” ungkap Bernando kepada wartawan, Senin (30/10/2017).

 

Resi Pengiriman yang menurut TIKI Sibolga, Palsu. Foto: istimewa.

 

Dia menjelaskan, toko kamera milik Egi Kamera sesuai dengan akun di facebook nya, info pemesanan melalui Adi Firmansyah dengan nomor PIN BB D8F498CO, WA 082188687354 atau 085211977275.

Setelah menstranfer uang sesuai dengan harga yang disepakati, Bernando baru sadar bahwa dirinya tertipu, karena saat dihubungi kembali kenapa kamera yang diminta tidak datang, @Egikamera beralasan harus menambah kembali pembayaran karena barang yang dimintanya kena razia oleh pabean jadi harus membayar pajak tambahan.

“Saya mentransfer uang melalui BRI Sibolga tanggal 26 Oktober 2017 ke rekening Tia Yunita dengan nomor 143.001.001.743.508 sesuai dengan petunjuk. Keesokan harinya, Jumat (27/10/2017) sekira pukul 11:14 @Egikamera mengirimkan foto tanda bukti pengiriman barang melalui Jasa Tiki Consignment dengan nomor seri pengiriman 030102227842,REG MES01.00 dengan melampirkan nomor handphone 085211977275, melalui WhatsApp. Tetapi baru beberapa menit, @Egikamera kembali menelpon mengatakan bahwa barang tidak bisa dikirim karena ada razia gabungan dari beacukai Medan. Saya diminta tambahan uang Rp. 1 juta lagi dengan alasan membayar pajaknya bila ingin barang saya dikirim,” ungkap Bernando seraya menunjukkan bukti-bukti pengiriman uang serta resi Tiki yang dimaksudnya.

Kecurigaan Bernando semakin menguat, saat melihat di akun facebook nya, bahwa pertemanannya dengan @Egikamera di facebook telah diblokir. Bernando kemudian menghubungi melalui telephone seluler dan pihak @egikamera beralasan akunnya lagi ada gangguan hacker.

Selanjutnya Bernando menghubungi pihak Tiki Sibolga mempertanyakan apakah ada penyitaan barang oleh beacukai di Kantor Tiki Medan.

“ Kita coba cari informasi tentang adanya penyitaan barang oleh beacukai di Tiki Medan . Saat saya menunjukkan bentuk resi Tiki tersebut mengirimkan file dokumen contoh TIKI pelaku. Sontak, pihak Tiki Sibolga heran bahwa itu adalah penipuan, Kode resi Tiki tak pernah angka depannya : 03 010, seharusnya 02xxx, dan itu Tiki yang dibuat mereka diketik dipalsukan, ujar petugas Tiki Sibolga,” ungkap Bernando kesal.

Atas kejadian itu, Bernando mengaku hanya pasrah, dan tidak berkeinginan melaporkannya ke Polisi.

“Semoga kejadian tidak terjadi kepada warga Sibolga lainnya. Informasi ini disampaikan kepada warga, agar warga masyarakat tetap waspada. Diharapkan kepada pihak aparat penegak hukum dapat bekerjasama menelusuri otak pelaku, sekaligus memonitoring semua group jual beli kamera , sepeda motor yang diduga menjadi sarat tindak kejahatan dengan memanfaatkan facebook jual beli , lapak, forum jual beli, terlebih group tertutup,” ungkap Bernando yang juga merupakan salah seorang Jurnalis di salah satu stasiun televisi swasta.

Awak media yang mencoba menghubungi nomor @egikamera sesuai dengan data yang diberikan Bernando di nomor 082188687354, walau terdengar nada aktif tetapi tidak menerima panggilan telephone.

 

 

(ril/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *