KPK puji upaya Bupati Taput cegah korupsi dan efisiensi anggaran

  • Whatsapp
Bupati Taput Nikson Nababan bersama Kepala Satgas Kordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI, Adliansyah Nasution di acara peluncuran E-Government Pemkab Taput di Sopo Partungkoan,Tarutung.

TARUTUNG – Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan menuai pujian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Penerapan pemerintahan berbasis elektronik atau E-Government oleh Pemkab Taput, dinilai lembaga anti rasuh tersebut sebagai upaya Bupati Taput dalam menekan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan sekaligus langkah efesiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Taput.

Pujian itu disampaikan oleh Kepala Satgas Kordinasi, Supervisi dan Pencegahan KPK RI, Adliansyah Nasution di acara peluncuran E-Government Pemkab Taput di Sopo Partungkoan,Tarutung, Kamis (2/11/2017).

“Poin utamanya dengan diterapkannya E-Government oleh Pemkab Taput adalah untuk efesiensi anggaran dan pencegahan korupsi,” kata Adliansyah.

Dijelaskannya, dengan penerapan E-Government, perencanaan pagu harga untuk satu kegiatan dari anggaran Pemkab Taput sudah jelas. Karena di dalam E-Government tersebut, harga satuan untuk sebuah barang dan jasa sudah tertera secara detail.

“Berbeda dengan tanpa E-Government, harga satuan untuk sebuah kegiatan bisa beda-beda. Bisa saja ada kegiatan yang pagunya ditampung sangat besar. Nah dengan E-Government ini kan harga sudah jelas.Tidak bisa main-main lagi. Itu artinya sudah membuat efesiensi anggaran dan mencegah adanya tindak korupsi,” terangnya.

Masih kata Adliansyah, selain dari sisi perencanaan pengangaran atau E-Perencanaan, ia juga memuji sistim pelayanan perijinan atau E-Perijinan yang juga termasuk bagian dari E-Government tersebut.

“Karena dari sisi pelayanan perijinan, pemohon ijin tidak harus ke kantor, bisa memantau sejauh mana proses kepengurusan perijinannya dan juga ada ruang untuk pengaduan. Intinya program E-Government Pemkab Taput ini sudah sangat canggih bangat. Bahkan melebihi Surabaya dan Medan,” ujarnya.

Sebagai Satgas kordinasi, Supervisi dan Pencegahan KPK, pihaknya berencana untuk mengajak pemerintah daerah lainnya untuk studi banding ke Taput dalam hal pencegahan korupsi.

Saya sudah bawa puluhan Pemda studi banding ke Medan dan Surabaya. Nah, kalau nanti proses E-Government di Taput berjalan baik, bukan tidak mungkin saya bawa ke Tarutung ini Pemda lainnya.Tapi kita lihat dulu lah nanti,” katanya.

 

Bupati Taput Nikson Nababan bersama Kepala Satgas Kordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI, Adliansyah Nasution tinjau Kantor Dinas Perijinan Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Sementara itu, Bupati Taput Nikson Nababan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, penerapan E-Government juga membantunya dalam pelaksanaan tugasnya sebagai kepala daerah.

“Kita bisa lebih mudah melihat harga penganggaran sebuah kegiatan. Melihat program-program yang akan dilaksanakan. Bahkan nanti bisa memantau alat berat kita kerja dimana, petugas kebersihan juga dan bagaimana pelayanan perusahaan daerah kita. Intinya membantu saya dalam memantau berjalannya pemerintahan ini,” kata Nikson.

Untuk mendukung pelaksanaan penerapan E-Government tersebut, salah satu kendala yang akan dihadapi Pemkab Taput adalah ketersediaan jaringan internet di seluruh wilayah di daerah itu. “Dan kita akan mengupayakan bagaimana agar seluruh wilayah di Taput ini terjangkau jaringan internet,” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam acara peluncuran E-Government Pemkab Taput yang dihadiri KPK, Bupati Tobasa, Pemkab Humbahas tersebut, pihak IT Del selaku pihak yang penyedia aplikasi E-Government Pemkab Taput, memaparkan sistim penggunaan aplikasi E-Government yang terdiri dari E-Perencanaan dan E-Perijinan.

Dalam E-Perencanaan ada kolom usulan pembangunan dari desa dan usulan pembangunan apa saja yang dapat disampaikan sesuai dengan rencana kerja tiap instansi Pemkab Taput. Sementara itu, dalam E-Perijinan, pemohon dapat menyampaikan permohonan ijinnya secara elektonik, memantau sejauh mana proses pengurusan ijinnya dan bahkan diberikan ruang untuk membuat pengaduan.

 

 

(TS/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *