Tembok pengaman “PAJUS” Ujung Sibolga masih dikerjakan, tapi sudah mulai tergerus

  • Whatsapp
Aktivitas pengerjaan tembok pengaman PAJUS di ujung Sibolga.

SIBOLGA – Hingga kini pihak rekanan masih melaksanakan pekerjaan pembangunan pengaman Pantai Ujung Sibolga (PAJUS). Dilihat papan planknya, proyek senilai Rp 4.452.353.400 ini dimulai sejak tanggal 15 Juni 2017.

Proyek itu berasal dari balai wilayah sungai Sumatera II, direktorat sumber daya air kementerian PUPR.
Sumber dananya APBN 2017 dan dikerjakan PT Kartika Indah Jaya dengan masa waktu pekerjaan 150 hari.

Sekilas pantauan tim, Kamis siang, (2/11/2017), Pantai Ujung Sibolga terlihat bagus dengan keberadaan tembok penahan pantai yang terbuat dari susunan riol yang dicor semen. Sementara itu pada bagian luarnya terdapat sebaran bebatuan berukuran cukup besar, kemungkinan bebatuan ini digunakan untuk memecah ombak.

 

 

Sayangnya, susunan riol yang dicor semen terutama pada bagian bawah terlihat sudah mulai terkikis akibat tergerus air laut. Kondisi itu pun dikhawatirkan dapat merusak bangunan (tembok penahan) apabila dibiarkan.

Para pekerja terlihat sibuk dan larut dengan pekerjaannya masing-masing, dan tidak ada sedikitpun bereaksi terkait kehadiran sejumlah awak media.

Sementara itu, gedung PAJUS yang baru beberapa bulan dioperasikan sebagai pusat jajanan modern terpaksa ditutup akibat kegiatan proyek pembangunan pengaman pantai.

 

 

Sayangnya, gedung PAJUS itupun tampak kotor dan kumuh lantaran disesaki material berupa besi dan kayu. Di gedung ini juga, pekerja melakukan pekerjaan merakit besi untuk kepentingan proyek pengaman pantai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rekanan maupun pihak balai wilayah sungai Sumatera II, direktorat sumber daya air kementerian PUPR, belum dapat dikonfirmasi.

 

 

 

(ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *