ADD di Sorkam Kiri Fokus Perbaikan Infrastruktur

  • Whatsapp
Warga sedang melakukan pembangunan Rabat Beton di Kecamatan Sorkam Kiri.

SORKAM – Sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan hasil kesepakatan bersama, Anggaran Dana Desa (ADD) yang diterima oleh Desa Sorkam Kiri, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) memfokuskan penggunaan terhadap pembangunan infrastruktur di Desa.

Diantaranya, pembangunan aspal Lapen sepanjang 710.70 meter, pembangunan rabat beton di dusun I dan III sepanjang 72 meter. Sementara tahun 2016, desa Sorkam Kiri berhasil membangun jalan Lapen sepanjang 683 meter, dan rabat beton sepanjang 128 meter.

“Saat ini kita masih mengupayakan pembangunan fisik, dan itu sudah sesuai dengan hasil musyawarah desa. Meskipun sebagian besar dana kita untuk fisik, namun kegiatan lain masih tetap kita kerjakan,” kata Kepala Desa Sorkam Kiri Rinaldi Pasaribu kepada wartawan, Sabtu (4/11/2017).

Diterangkannya, penyaluran dana desa Sorkam kiri lebih banyak dipergunakan untuk membangun fisik, seperti, pengaspalan lapen di dusun I desa Sorkam Kiri, dengan volume pekerjaan 710.70 meter, dana yang dipergunakan sebesar Rp415.356.000, perasional Rp46.150.000, total dana yang dipergunakan untuk Lapen Rp461.506.000.

Selain itu, pembangunan rabat beton di dusun I dan II dengan volume 72 meter, dana yang dipergunakan Rp67.248.000 Operasional Rp7.472.000 total dana yang dipergunakan adalah Rp74.727.000.

“Ada 3 titik bangunan kita dalam bentuk fisik, namun pekerjaan lain masih banyak seperti bimbingan teknis sistem keuangan desa untuk peningkatan pemberdayaan kapasitas aparatur desa dengan dana Rp14.200.000, kegiatan pelatihan dan pendidikan formal dengan anggaran Rp47.460.000, termasuk penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat desa, kegiatan pengembangan sistim administrasi dan keuangan desa, penyertaan modal BumDes bersama desa sorkam kiri sebesar Rp50.000.000, penyertaan modal BumDes kegiatan usaha perantara desa Sorkam Kiri dengan pagu anggaran Rp74.003.000, PMT-AS dan berita desa Sorkam Kiri, dan pelayanan pendidikan keagamaan,” urainya.

Sementara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Sorkam Kiri, Habni Lumban Tobing secara terpisah menerangkan, desa mereka memang bersyukur mendapat kucuran dana desa. Namun, alangkah baiknya jika penegak hukum tidak mau bosan dalam melakukan pembinaan terhadap kepala desa, agar kelak tidak salah dalam penggunaan anggaran.

“Terkadang tidak ada niat mau berseleweng, tetapi kepala desa hanya salah memposkan anggaran atau salah menggunakan terhadap kegiatan lain. Saya yakin dengan arahan penegak hukum termasuk Kajari Sibolga dan Kapolres Tapteng, maka pembangunan dana desa akan berjalan dengan baik, sebagaimana penyuluhan dan peninjauan lapangan yang sudah dilaksanakan oleh penegak Hukum di Tapteng ini,” jelasnya.

Salah seorang pengguna jalan yang baru dikerjakan, Untung Pasaribu mengatakan, kalau dia tidak takut lagi keretanya (sepeda motor, red) rusak karena jalan berlobang, banyak jalan mereka yang rusak tapi sudah diperbaiki.

“Secara nyata, saya tidak melewati jalan berlobang lagi, sudah diperbaiki lewat dana desa,” pungkasnya.

Penulis: Firmansyah Simatupang 
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *