Pecah Ban, Truk Pengangkut Beras dan Dedak sebanyak 8 Ton Terbalik di Pinangsori

  • Whatsapp
Truk pengangkut beras terbalik di Jalinsum Pinangsori, Tapteng, Sumut, Sabtu, 4 November 2017. Foto: Jobbinson Purba/SNT.

PINANGSORI – Truk bernomor polisi BM 8679 AD yang mengangkut 8 ton beras dan Dedak, terbalik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu, (4/11/2017), tepatnya di depan Kantor Lurah Sori Nauli.

Truk yang dikemudikan oleh Aspan Harahap(37), datang arah Kota Padangsidimpuan menuju Pelabuhan Sibolga terguling di ruas jalan dan menyebabkan aus lalu lintas sempat macet total.

Manalu (60) pemilik truk menyebutkan bahwa truknya terbalik akibat pecah ban.

“Kita dari Sidempuan mau ke Pelabuhan Sibolga untuk selanjutnya ke Gunungsitoli membawa Beras dan Dedak ini. Kalau muatan nya 8 ton lah. Ini mobil saya sendiri, dan kita telah berkordinasi dengan Polsek di sini untuk upaya evakuasi mobil ini agar tidak menutupi badan jalan. Karena posisinya saat ini persih memakan 3/4 badan jalan hingga tak bisa lewat roda empat,” ujarnya kepada wartawan dilokasi kejadian.

Personil Polsek Pinangsori yang tiba dilokasi langsung melakukan pengamanan arus lalu lintas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Sugino.

“Setelah kita mendapat informasi, kita upayakan personil untuk mengamankan jalur lalu lintas agar tidka sampai terjadi antrian. Kalau kejadiannya sekitar pukul 17.00 Wib,” kata Kapolsek, seraya menambahkan, tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini.

Kapolsek menambahkan, penyebab kecelakaan tunggal truk itu diduga akibat ban truk pecah.”Sehingga oleng dan kemudian truk terbalik,” tambahnya.

Amatan di lokasi, puluhan kenderaan antri dan menyebabkan macet dari dua arah. Polisi dan TNI yang berada di lokasi serta masyarakat yang berada di dekat kejadian menungu alat berat datang untuk proses evakuasi Truk ini.

Hingga saat berita ini dilansir, masih dilakukan upaya evakuasi truk dari ruas jalan.

 

Penulis: Job Purba
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *