ADD Desa Rampa Bantu Penyandang Disabilitas

  • Whatsapp
Warga saat mengerjakan proyek di Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

SITAHUIS – Peruntukan Anggaran Dana Desa di Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tidak saja dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi anggarannya juga dipergunakan untuk bantuan sosial seperti pemberian kaki palsu kepada penyandang Disabilitas.

Kepala Desa Rampa Rici Hutagalung saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, bahwa pemberian kaki palsu itu sesuai dengan persetujuan seluruh masyarakat, dan petunjuk dari Pemerintah Kabupaten Tapteng.

Bacaan Lainnya

“Sesuai hasil musyawarah, masyarakat setuju dengan bantuan kaki palsu kepada warga penyandang disabilitas, makanya kita usulkan, ternyata diperbolehkan. Selain itu, ada juga pelatihan untuk jahit-menjahit. kalau sudah ada kesepakatan dan memang diperbolehkan pemerintah pusat, tentunya kita siap menyetujuinya,” jelas Rici, Selasa (07/11/2017).

Dijelaskannya, Dana desa yang mereka terima dipergunakan untuk mengerjakan beberapa kegiatan, diantaranya, Pembangunan rabat beton desa Rampa Dusun I, dengan volume pekerjaan 179.40 meter, anggaran yang dipergunakan untuk fisik Rp181.999.100, Ops Rp20.222.000, total dana untuk membangun rabat beton ini adalah Rp202.221.10.

Pembangunan tembok penahan tanah di dusun I, dengan volume 354.40 meter, anggaran untuk Fisik Rp233.854.000, Ops Rp25.983.000, total yang dipergunakan Rp259.837.000, oembangunan rabat beton dusun III, Volume 98.50 meter, anggaran untuk Fisik Rp97.816.700, Ops Rp10.868.000, total dana yang dipergunakan Rp108.684.700.

 

 

Kemudian bantuan sosial kaki palsu kepada masyarakat penyandang cacat tidak mampu 1 unit Rp8.120.000, pembangunan rabat beton dusun III, dengan Volume 68.50M anggaran yang dipergunakan Rp36.116.200, kemudian bimbingan teknis keuangan Rp14.200.000, pelatihan dan pendidikan formal Rp47.460.000, penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat Rp9.100.000 dan kegiatan pelatihan jahit-menjahit masyarakat di desa Rampa Rp71.050.000. total dana yang diterima tahun 2017 untuk fisik adalah Rp706.316.000, 0ps Rp57.073.000, total dana yang diterima Rp763.389.000.

“Inilah kegiatan kita untuk tahun 2017, saya selaku kepala desa berharap, kiranya pemerintah Kecamatan, Polsek, TNI dan Kajari bersama pendamping dapat membantu saya untuk menjalankan dana desa ini, sehingga kedepan tidak terjerumus kedalam penyalah gunaan dana desa ini. Kepada masyarakat juga saya minta untuk bersama sama bersinergi membangun kampung ini,” harapnya.

 

 

Penulis: Firmansyah Simatupang
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *