Prajurit TNI Korem 023 KS Latihan Menembak Selama 3 Hari

  • Whatsapp
Prajurit TNI dari Makorem 023/KS gelar latihan menembak.

SIBOLGA – Prajurit Korem 023/Kawal Samudera melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Jatri) pistol dan senapan SS1, di lapangan tembak Lanal Sibolga selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2017.

Kasiops korem 023/KS Letkol Inf TPL Simbolon menjelaskan bahwa kemampuan menembak merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit untuk memenangkan pertempuran.

Bacaan Lainnya

“Kemampuan ini tidak mudah untuk mendapatkannya kecuali dengan frekuensi latihan yang memadai dan dukungan sarana serta prasarana yang dapat menjamin kelancaran pelaksanaannya,” kata TPL Simbolon, Rabu, (8/11/2017).

Dia menerangkan untuk memenuhi standart kemampuan menembak yang diharapkan maka Makorem 023/KS melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Jatri).

“Ini merupakan program kerja TW IV Tahun Anggaran 2017 di Lapangan Tembak Lanal Sibolga,” terangnya.
Ditambahkan, program latihan menembak tersebut di ikuti oleh Perwira, Bintara dan Tantama yang bertugas di jajaran Korem 023/KS, dan untuk mencapai hasil menembak senjata ringan yang diharapkan maka diperlukan tehnik, prosedur dan urutan menembak yang benar,” jelasnya.

 

Pengarahan terhadap prajurit TNI dari Makorem 023 KS sebelum dilakukan latihan menembak.

 

“Dengan demikian maka dapat mewujudkan prajurit yang memiliki pengetahuan teknis menembak senjata ringan dan kemampuan menembak senjata ringan yang baik maka latihan menembak senapan dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut serta dilakukan secara professional,” ujarnya.

Dalam latihan menembak ini kata Letkol Inf TPL Simbolon bertindak sebagai Koordinator latihan adalah Kapt Inf Dilli yang menjelaskan cara menembak yang benar.

“Cara yang baik dalam pegangan senjata adalah pegangan pada senapan tidak terlalu kuat dan tidak terlalu lemah dengan kedudukan senapan harus tegak lurus, tidak miring tidak goyang ke kiri dan ke kanan agar perkenaan nantinya tidak terlalu tersebar bisa dikontrol dengan cara melihat kedudukan pejera, apakah miring atau tidak letak pejera tegak lurus. Perhatikan letak tangan kiri telapak tangan pada perimbangan senjata,” bebernya.

Kata Kasiops menambahkan, kegiatan menembak bertujuan untuk mengasah kemampuan individu personel untuk menembak sasaran dengan benar dan tepat sasaran pada jarak 100 meter dengan sikap tiarap.

Dalam kegiatan itu lanjutnya, selain dilaksanakan latihan senjata jenis senapan, akan tetapi juga dilaksanakan latihan menembak pistol dengan jarak 15 meter sikap berdiri.

” Latbakbak Jatri ini dilaksanakan setiap triwulan sekali sesuai dengan program latihan yang sudah di programkan dari Komando Atas,” sebut Letkol TPL Simbolon.

 

Sumber: ril Penrem 023/KS

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *