Duka di Tapanuli Tengah, Nenek 70 tahun Tewas Terbakar di Kamarnya

  • Whatsapp
Jasad korban ditemukan terbakar didalam kamar pasca kebakaran rumah.

TAPANULI TENGAH – Kabar dukacita tersiar dari Desa Tumba Julu, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Mashar Br Tinambunan, nenek berusia 70 tahun itu didapati telah meninggal dunia setelah api yang membakar rumahnya dapat dipadamkan, Rabu (8/11/2017) sekira pukul 01.30 WIB. Tubuh korban ditemukan telah gosong terpanggang di dalam kamarnya.

Peristiwa naas itu diketahui warga sekitar setelah putri korban, Masraidah Br Sinaga (40), terbangun melihat kobaran api dari dalam kamar ibunya itu. Spontan saja dia berteriak minta tolong kepada tetangga.

Bacaan Lainnya

“Saat itu saya bersama kedua anak saya, Tasya (12) dan Aura (9), tidur di rumah orangtua saya ini. Ibu saya ini buka usaha warung kecil. Jadi malam itu saya terbangun, melihat api telah membesar di kamar ibu. Spontanitas saya berteriak minta tolong kepada tetangga dan warga,” ujar Masraidah Sinaga, ketika pihak Polsek Manduamas memintai keterangannya.

 

Rumah yang terbakar.

 

Kemudian sejumlah warga setempat yang mendengar teriakkan itu datang membantu berusaha memadamkan api yang melalap rumah semi permanen itu. Secara berangsur-angsur dengan peralatan seadanya, api bisa dipadamkan oleh warga dan petugas UPT Pemadam Kebakaran Barus.

Tak lama, petugas Polsek Manduamas turun ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Aiptu Sarjono Tumanggor, bersama dengan 3 anggota personil. Pihak kepolisian menyatakan asal api masih dalam penyelidikan, meski dugaan sementara dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.

 

Jasad korban ditemukan terbakar didalam kamar pasca kebakaran rumah.

 

Sementara itu, jasad korban dibawa ke Puskesmas Saragih. Terpantau pihak medis yang dikoordinir dr Berry Sihotang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

Pihak keluarga korban sendiri kemudian menyatakan menolak tubuh korban diotopsi. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah kerabat korban untuk disemayamkan.

 

 

Penulis: Sahat Tumanggor

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *