Berusaha Lawan Petugas Saddam Husein Ditembak

  • Whatsapp
Saddam Husein Pulungan saat diamankan petugas.

PADANGSIDIMPUAN – Petugas Satuan Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan melumpuhkan Saddam Husein Pulungan warga Desa Aek Tuhul, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, dengan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas ketika akan ditangkap dirumahnya, Senin, (13/11/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan di Mapolres Kota Padangsidimpuan, Selasa (14/11/2017) siang menyebutkan, penangkapan Saddam Husein Pulungan dilakukan petugas berdasarkan laporan polisi nomor LP 436/X/2017/SU/PSP tertanggal 28 Oktober 2017 lalu. Dimana, korban yang bernama Untung Taringan mengaku grosir yang berada di Pasar Inpres Padangmatinggi disantroni komplotan maling.

Bacaan Lainnya

Bahkan korban mengaku akibat pencurian tersebut dirinya mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Pasalnya, saat itu korban mengaku barang jualan miliknya yakni, rokok, minuman, dan uang tunai senilai Rp40 juta raib dibawa pelaku. Menerima laporan tersebut, petugas pun langsung melakukan penyelidikan.

Petugas yang akhirnya mengetahui kalau pelaku pencurian yang berulang kali beraksi di grosir Untung tersebut adalah Saddam Husein Pulungan Cs. Usai berhasil menguak pelakunya, petugas kemudian melacak keberadaan Saddam Husein Pulungan.

“Pas hari Senin semalam, kita pun mengetahui keberadaan Saddam di Desa Purwodadi,” ucap Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Zul Efendi kepada wartawan ketika ditemui diruangannya.

Usai mengetahui keberadaan pelaku, lanjut Zul, pihaknya pun langsung menggerebek lokasi persembunyian Saddam. Namun sayang, saat penggerebekan tersebut Saddam berusaha melarikan diri.

Alhasil, petugas pun memberikan tembakan peringatan. Sayang, tembakan peringatan petugas tersebut tidak diindahkan Saddam. Akibatnya, petugas pun terpaksa menembak Saddam hingga membuat dirinya tersungkur.

Dari tangan tersangka, petugas pun mengamankan barang bukti hasil pencurian yakni 126 kaleng susu merk cap Tiga Sapi dan 106 Botol M150. Atas perbuatannya tersebut, petugas pun menjerat pelaku dalam Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu, sambung Kasat, pihaknya masih mengejar teman Saddam. Namun sayang, dirinya enggan membeberkan nama pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran.

 

 

Penulis: Ucok Siregar

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *