Jangan Meniup Makanan Anak Yang Masih Panas Saat Menyuapinya

  • Whatsapp
Ilustrasi Bayi Disuapin Makan. Foto: OZ/int.

SNT Health – Banyak orang tua yang sering meniup makanan anaknya yang masih dalam kondisi panas saat mau menyuapinya dengan tujuan agar makanan menjadi lebih dingin sehingga diyakini aman untuk dikonsumsi anak.

Namun sayang, ternyata kebiasaan ini bisa berpengaruh buruk bagi kesehatan anak, khususnya bagi gigi dan mulutnya.

Bacaan Lainnya

Kalaupun terlihat tidak berkaitan, namun meniup makanan anak yang masih panas membuat makanan akhirnya terpapar bakteri streptococcus. Lalu, yang menjadi masalah adalah, anak-anak, khususnya bayi, cenderung masih belum kebal pada keberadaan bakteri ini. Jika mulut anak sudah terkontaminasi dengan bakteri ini, maka kesehatan giginya bisa terganggu bahkan saat anak belum mengalami pertumbuhan gigi.

Ketika gigi anak mulai tumbuh, keberadaan bakteri pada mulutnya akan lebih memungkinkan pembentukan plak pada gigi. Selain itu, saat anak mengkonsumsi ibu atau makanan lainnya yang bertemu dengan plak pada gigi ini, maka terbentuklah asam yang bisa mengancam kesehatan anak.

Disebuah penelitian yang dilakukan di Australia, menyebutkan bahwa kebanyakan anak kecil atau bayi mendapatkan bakteri streptococcus ini dari ibu mereka. Penularan bakteri ini disebabkan oleh kebiasaan ibu yang meniup makanan saat menyuapi buah hatinya, makan dengan menggunakan sendok si kecil, atau bahkan saat ibu mencium bayi di bibirnya.

Merujuk ke fakta ini agar ibu tidak lagi meniup makanan yang masih panas dan memilih untuk menunggu makanan lebih dingin sebelum disuapkan pada anaknya. Tak hanya itu, jangan ikut makan dengan sendok makan yang sedang digunakan untuk menyuapi anak.

Dianjurkan agar ibu sering membersihkan mulut bayi, termasuk bagian lidah, gigi, dan pipinya setelah menyuapinya dengan kain basah yang bersih demi menurunkan paparan bakteri pada mulut bayi.

 

(ds/int)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *