Ancam Sebarkan Foto Telanjang dan Video “Syur” di Medsos Pria Baju Merah Ini Ditangkap

  • Whatsapp
Tersangka (Baju Merah) Diapit petugas.

PADANGSIDIMPUAN – Polres Kota Padangsidimpuan menangani perkara ITE. Pelakunya sudah ditangkap dan telah dititipkan di Lapas Sialambue KLS II B Padangsidimpuan, dan berkas kasus itu pun sudah P21.

Adalah Rudy Setiady, warga Jalan Kebon Mangga 3, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tak berkutik ketika ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan di kediaman saudaranya di Jalan Kiara Sari, Kiaracondong, Kota Bandung. Lelaki berusia 24 tahun ini dibekuk petugas lantaran mengancam akan menyebarkan video syur milik CCL (17) warga Kota Padangsidimpuan.

Kepada wartawan, Selasa (14/11/2017) siang, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Zul Efendi mengatakan, perkenalan tersangka dan korban terjadi pada bulan April 2014 silam. Kala itu, keduanya berkenalan melalui jejaring sosial facebook.

“Setelah berkenalan itu, pelaku pun kemudian meminta pin BBM korban. Dari BBM itulah, mereka pun kemudian berkomunikasi,” ungkapnya.

Selama berkomunikasi melalui BBM tersebut, mereka pun membahas hal-hal yang berbau porno. Alhasil pada suatu ketika, Rudy pun meminta korban untuk mengirim foto dirinya yang tengah telanjang.

“Permintaan pelaku pun diamini korban. Sejak saat itulah, korban pun kemudian mengirim foto dirinya yang tengah telanjang,” beber Kasat.

Lebih lanjut kasat mengatakan, setelah korban mengirim foto dirinya yang telanjang, pelaku pun kemudian meminta korban mengirim video dirinya yang tengah telanjang. Lagi-lagi, korban pun mengamini permintaan pelaku dan kembali mengirim apa yang diminta pelaku. Hal itu pun terus berlanjut setiap hari.

“Namun pada bulan Juli 2016, korban tidak mau lagi mengirim apa yang diminta pelaku. Disinilah, pelaku mengancam korban dengan mengatakan akan mengirim semua foto dan video syur korban ke guru dan teman-teman korban sambil mengirim satu per satu foto dan video yang pernah dikirim korban,” paparnya.

Karena merasa terancam atas tindakan Rudy, korban dan keluarga menyambangi Polres Kota Padangsidimpuan dengan membuat laporan polisi nomor LP/96/II/2017/SU/PSP tanggal 21 Februari 2017 silam. Dari laporan korban tersebut, petugas pun kemudian menyelidiki keberadaan pelaku.

“Setelah berkoordinasi dengan Cyber Crime Mabes Polri, kita pun akhirnya mengetahui kalau pelaku berada di Kota Bandung. Makanya, kita pun langsung terjun ke lokasi dan menangkapnya pada 23 September 2017,” akunya.

Bukan hanya menangkap pelaku, petugas juga menyita barang bukti 1 unit ponsel merek Samsung milik korban, 1 unit flashdisk merek Toshiba yang berisi percakapan antara korban dan pelaku serta video dan foto syur korban yang dikirim pelaku, dan 1 unit ponsel merk Xioami warna putih milik pelaku.

Atas perbuatannya tersebut, Rudy diganjar Pasal 45 ayat (4) jo 27 ayat (4) jo 45B jo 29 Undang-Undang RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tenang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Saat ini, kasusnya sudah P-21. Dan kita akan kirim berkas tahap 2 beserta tersangka ke kejaksaan,” pungkasnya.

 

Penulis: Ucok Siregar

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *