Harga LPG 3 Kg Tembus Rp28 Ribu per Tabung, Ini Reaksi Bupati Taput

  • Whatsapp
Bupati Taput Desak Pertamina tindak agen gas.

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mendesak PT Pertamina segera memberikan tindakan tegas terhadap agen penyalur resmi gas elpiji subsidi 3 kg di wilayah itu, yang dinilai tidak kooperatif dalam mematuhi ketetapan harga eceran tertinggi atas penjualan gas dimaksud.

“Bupati Nikson Nababan sudah menyurati PT Pertamina regional pemasaran I di Medan untuk segera mengambil tindakan tegas atas agen penyalur elpiji 3 kg di Taput,” terang Kepala Bagian Perekonomian Fajar Gultom, Rabu, (15/11/2017) di Tarutung.

Agen yang disebut dalam surat tersebut adalah Koperasi Samudera Indah yang beralamat di jalan DI Panjaitan Tarutung yang menerima kuota rata-rata penyaluran per bulan terbesar dari dua agen penyalur resmi lainnya yang mendapatkan ijin dari Pertamina.

Dalam daftar agen resmi penyalur elpiji 3 kg untuk kabupaten Taput tercatat atas tiga nama, yakni, Koperasi Samudra Indah dengan kuota rata-rata per bulan sebesar 71.431 tabung, PT Brandly Familindo dengan kuota sejumlah 51.455 tabung per bulan, dan PT Tinorma Bangkit dengan kuota sebanyak 38.780 tabung per bulan.

Menurut Fajar, langkah menyurati Pertamina merupakan tindakan yang ditempuh pemerintah dalam menyikapi maraknya keluhan terkait mahalnya harga gas elpiji yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin itu.

“Dalam surat yang disampaikan, Pemkab Taput menekankan jika agen penyalur yang menjadi sasaran tindakan tegas tersebut terbukti tidak kooperatif dan tidak mematuhi HET penjualan gas elpiji 3 kg sebesar Rp.18.000, yang sebelumnya telah ditetapkan,” sebutnya.

Kata Fajar, tindakan tegas dari Pertamina sangat diharapkan setelah pihaknya yang tergabung dalam tim monitoring penyaluran gas elpiji 3 kg, telah lebih dahulu menyampaikan surat teguran atas agen penyalur sebanyak dua kali, namun tidak diindahkan.

Demikian halnya, seluruh tingkatan penyaluran, dari mulai agen hingga pengecer, telah diimbau untuk bekerjasama menyikapi kondisi mahalnya harga elpiji 3 kg. Namun, hingga pada pekan terakhir, harga gas subsidi tersebut terpantau mencapai Rp28 ribu per tabung yang semakin dikeluhkan masyarakat Tapanuli Utara.

“Harapan kita, Pertamina segera menyikapi surat yang telah disampaikan. Ini juga diharapkan menjadi pelajaran untuk dua agen lainnya. Sehingga, keluhan masyarakat secepatnya terjawab,” ujarnya.

 

 

Penulis: TS

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *