Infrastruktur Menuju Persawahan di Desa Sidikalang Sorkam Barat Dibangun

  • Whatsapp
Aktivitas warga mengerjakan jalan menuju lokasi persawahan yang berada di Desa Sidikalang, Sorkam Barat, Tapteng.

TAPANULI TENGAH – Kondisi jalan yang sangat mengkhawatirkan menuju lokasi persawahan yang berada di Desa Sidikalang, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah selalu menjadi alasan utama yang dikeluhkan warga. Sebab menjadi kendala dalam mengangkut hasil panen.

Dari permasalahan itu, maka dengan kesepakatan musyawarah bersama warga, Anggaran Dana Desa (ADD) di desa Sidikalang difokuskan untuk pembukaan jalan menuju lahan persawahan.

“Dari dulunya hanya jalan tikus yang bisa dilalui dengan berjalan kaki. Kini beberapa jalan di desa Sidikalang sudah dibangun dengan rabat beton. Dari itu kami mengusahakan yang terbaik untuk desa kami ini, semua jalan setapak dan jalan menuju persawahan warga dibangun, parit-paritnya juga dikerjakan. Kami selaku warga masyarakat desa Sidikalang sangat bangga dengan dana desa yang kucurkan oleh Pemerintah pusat. Karena dengan dana tersebut, jalan kami sudah semakin membaik,” kata Henri Simamora salah seorang warga yang turut serta melaksanakan proyek desa tersebut, Rabu, (15/11/2017).

Kepala Desa Sidikalang E Candra MS Pasaribu saat berbincang-bincang dengan wartawan, kemarin menjelaskan, bahwa selama tahun 2017, banyak kegiatan yang mereka kerjakan, diantaranya, Pengadaan LPJU 11 titik dengan anggaran Rp57.696.000, operasional Rp6.410.000, total anggaran yang terpakai Rp64.106.000, pembangunan rabat beton di dusun I dan II voume 113.50 meter, dana yang dipergunakan Rp88.379.400, operasional Rp9.819.000, total dana yang terpakai Rp98.198.400, pembangunan rabat beton dusun IV volume 400 meter dengan alokasi dana Rp367.622.000, operasional Rp40.846.000, total alokasi dana yang dipergunakan Rp408.468.600.

Selain proyek fisik, desa Sidikalang juga melaksanakan kegiatan pemberdayaan seperti, Bimbingan teknis sistim keuangan desa untuk peningkatan pemberdayaan kapasitas aparatur desa dengan alokasi dana R14.200.000, kegiatan pelatihan dan pendidikan formal dengan alokasi dana Rp47.460.000, penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat, alokasi dana Rp6.600.000, kegiatan pengembangan sistem administrasi dan keuangan desa, alokasi dana Rp9.100.000, penyertaan modal BUMDes untuk kegiatan penyewaan barang perkakas pesta dengan alokasi dana Rp139.020.000. Dana Desa yang mereka terima tahun 2017, Rp787.153.000, dengan perincian anggaran untuk fisik Rp730.078.000, operasional Rp57.075.000.

“Dari beberapa kegiatan diatas, masih ada beberapa pekerjaan lainnya yang belum selesai, karena dana desa yang kami terima masih 60 persen, setelah nanti pencairan kedua, kami akan melanjutkan kembali pekerjaan yang belum rampung. Jujur saja, dalam melaksanakan pekerjaan desa ini, saya sendiri merasa tidak sanggup, tetapi dengan bantuan dari para pendamping desa, pendamping tehnik, pemerintah Kecamatan, Kejaksaan dan kepolisian, dinas PMD yang terus menerus melakukan pembinaan kepada kami. Jika salah tentu kami berharap diingatkan, sehingga bisa diperbaiki,” pungkas Kepala Desa Sidikalang.

 

 

Penulis: Firmansyah Simatupang

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *