Sudah Buat Surat Perjanjian, Tapi Oknum Karateker Kepdes Aek Tuhul Ini Masih Saja Buat Kekerasan Terhadap Istrinya

  • Whatsapp
YN (kiri) dan ASH (kanan) saat dikonfrontir. Foto: Dok/SNT.

PADANGSIDIMPUAN – Selain diduga selingkuh dengan perempuan lain, ASH, Karateker Kepala Desa Aek Tuhul, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, laki-laki yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan di Kantor Camat Batunadua, diduga juga melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya YN.

Tindakan kekerasan itu dibuktikan dengan adanya surat perjanjian antara YN dan ASH. Dalam pernyataan yang ditulis tangan itu, ASH berjanji tidak akan mengulangi tindakan kekerasan yang sudah pernah dilakukannya kepada YN.

Pembuatan surat pernyataan itu disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintahan saat itu.

“Kalau perwakilan dari Pemko Padangsidimpuan yang ikut menandatangani surat perjanjian itu Rahuddin Harahap, saat itu jabatannya sebagai salah satu asisten,” ujar YN kepada wartawan ketika ditemui, Jumat, (17/11/2017).

 

 

Menurut  perempuan yang saat ini bekerja sebagai PNS Pemkab Tapsel itu, dia pernah ditampar oleh suaminya, karena YN menanyakan pesan singkat dari seorang perempuan yang masuk ke telepon seluler ASH.

“Saat ditanya, dia langsung marah dan menampar bagian wajah saya,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, peristiwa kekerasan itu terulang lagi saat ASH tidak pulang ke rumah. Ketika pulang, YN bertanya ASH kenapa tidak pulang, namun, YN langsung ditendang oleh ASH.

“Surat perjanjian perdamaian itu dibuat karena dia bermohon kepada saya dan keluarga tidak akan mengulangi perbuatanya tersebut,” ujarnya.

YN juga berharap kepada pihak kepolisian agar segera memproses laporannya.

 

 

Penulis: Ucok Siregar

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *