Tahun 2017, Desa Pahieme I Sukses Membangun Jalan Lapen dan Rabat Beton

  • Whatsapp
Kasi Intel Kejaksaan, Kepolisian, Inspektorat, PMD, Camat serta pendamping saat berada dilokasi bangunan Rabat beton yang sudah selesai dibangun.

TAPANULI TENGAH – Desa Pahieme I, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah terus melakukan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tahun ini, telah sukses membangun jalan Lapen dan 2 titik rabat beton dari Dana Desa tahun anggaran 2017.

Harisa Nasution warga Pahieme I menjelaskan, bahwa dirinya merasa senang dan bangga dengan program pemerintah pusat dalam membangun desa. Dengan sudah terlaksananya pembangunan desa ini. Harisa merasa yakin, kalau beberapa tahun yang akan datang, jalan diseluruh desa akan terbangun dengan baik.

“Tidak ada lagi jalan yang berlobang didesa-desa nantinya. Apalagi, jika pembangunan di desa selalu diawasi oleh Pemerintah Kabupaten, termasuk Inspektorat, PMD dan Pemerintah Kecamatan. Termasuk penegak Hukum seperti Kajari dan Kepolisian bersama TNI. Mudah-mudahan pelaksanaan pembangunan di desa kami ini, semakin membaik kedepan dengan bantuan masyarakat setempat,” ungkapnya, Kamis (16/11/2017).

Kepala Desa Pahieme I Batahi Roha Simanungkalit ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan, bahwa mereka sudah membangun beberapa jalan dari dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

“sudah ada beberapa jalan yang kami bangun. Sebagian dengan rabat beton, ada yang Lapen dan termasuk pembangunan irigasi tahun sebelumnya,”beber kades.

Diterangkannya, untuk tahun 2017 desa Pahieme I yang dia pimpin telah mengerjakan beberapa kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan rabat Beton dengan volume 425 meter, alokasi dana yang dipergunakan Rp244.517.100, pembangunan Rapat Beton lanjutan tahun 2016 dengan volume 333,4 meter, alokasi dana yang dipergunakan senilai Rp.336.368.900, kemudian pembangunan jalan Lapen sepanjang 166 meter, dengan alokasi dana Rp129.418.500.

Selain pembangunan fisik bangunan, Desa Pahieme I juga menggunakan dana desa untuk pemberdayaan dengan alokasi dana keseluruhan sekitar Rp142.272.500 dengan perincian, Penyertaan modal BUMDes Rp64.912.500, Bimbingan teknis sistim keuangan desa untuk peningkatan pemberdayaan kapasitas aparatur desa dengan alokasi dana Rp14.200.000, kegiatan pelatihan dan pendidikan formal dengan alokasi dana Rp47.560.000, penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat, alokasi dana Rp 6.600.000, kegiatan pengembangan sistem administrasi dan keuangan desa, alokasi dana Rp9.900.000.

“Saya berterimakasih kepada Kejaksaan Negeri Sibolga, kepolisian, Inspektorat, PMD, Pemerintah Kecamatan serta para pendamping yang terus menerus melihat kondisi bangunan kami. Saya berharap, jika salah dikatakan salah, agar saya bersama masyarakat bisa melakukan perbaikan,” tegasnya.

 

 

Penulis: Firmansyah

Editor: renĀ 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *