Panderes Diperkosa di Kebun Karet, Pelakunya Diduga Kelainan Seks

  • Whatsapp
ilustrasi dikebun karet. Foto: Tribun/int.

TAPANULI SELATAN – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat di tolak. Itulah mungkin gambaran yang pas buat seorang ibu rumah tangga inisial IFD yang berprofesi sebagai panderes (Penyadap, red) karet di Bandan, desa Durian, kecamatan Padang Bolak, kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Ceritanya, IFD berangkat dari rumahnya tujuan ke kebun untuk menderes, mencari nafkah meringankan beban suaminya.

Naas itu terjadi, Kamis ( 27/7/2017) yang lalu sekitar pukul 12.00 WIB, dimana pada saat itu korbanĀ  sedang menderes dikebun milik nya, tiba-tiba datang pelaku Untung Siregar dari arah belakang, dan langsung menarik baju korban hingga robek.

Pada saat itu Untung sedang membawa parang pula. Ketika korban berusaha melarikan diri pelaku kemudian menarik tangan nya, dan mengancam korban, apabila tidak mau berhubungan badan dengan tersangka maka dirinya akan dibunuh,

Kemudian tersangka menarik dan membawa korban ke sebuah gubuk di kebun tersebut, sehingga terjadilah pemerkosaan itu.

Atas perbuatan itu korban merasa terancam dan merasa dirugikan yang kemudian membuat laporan ke Polres Tapsel dengan bukti LP /312/IX/2017/Tapsel/Sumut/18 september/2017.

Info yang berhasil di himpun wartawan dari warga sungai durian yang tak mau identitas nya di publikasikan menyebutkan, bahwa tersangka di duga punya kelainan seks. “kami juga selama ini sudah resah melihat perangai dia yang suka mengintip di pemandian perempuan bang,” ujar boru Harahap.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansah kepada wartawan mengatakan penangkapan tersangka pada hari Rabu, 15 november 2017, sekira pukul 14.30 WIB.

“Tim Opsnal Polres Tapsel mendapat informasi tersangka sedang berada di rumahnya, kemudian tim langsung menuju ke kediaman pelaku, dan mendapati tersangka di sana. Petugas pun langsung mengamankan tersangka tanpa perlawanan, dan membawa tersangka ke Polres Tapsel guna proses hukum lebih lanjut. Akibat dari perbuatan nya tersangka akan kita jerat pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan,” ujar kasat.

 

 

Laporan: Ucok Siregar

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *