Ucok Siregar: Berita Itu Berdasarkan Konfirmasi kepada Kasat Narkoba

  • Whatsapp
Foto: Ucok Siregar, wartawan terlapor sangkaan penghinaan karena memberitakan penangkapan tersangka narkoba, usai memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Kota Padangsidimpuan, Senin (20/11/2017).

PADANGSIDIMPUAN – Ucok Siregar, awak SNT di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, yang dilaporkan oleh MFS atas sangkaan penghinaan terkait pemberitaan penangkapan tersangka narkotika beberapa hari lalu, menyatakan bahwa isi berita yang dirilisnya itu sudah melalui koridor. Dimana konfirmasinya langsung kepada Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Charles J Panjaitan.

“Terkait pemberitaan saya itu, merupakan hal yang wajar. Perilisan berita itu sudah sesuai dengan mekanisme yang ada, sesuai dengan penyampaian Kasat Narkoba AKP Charles J Panjaitan SH yang berdasarkan keterangan tersangka A Br Panjaitan,” sebut Ucok, Selasa (21/11/2017).

“Itu bahasa konfirmasi dari Kasat Narkoba AKP Charles J Panjaitan SH yang berdasarkan keterangan tersangka A Br Panjaitan, yang sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dan itu dibenarkan oleh Kasat Narkoba,” ungkap Ucok Siregar.

Terpisah, Kasat Narkoba AKP Charles J Panjaitan SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka A Br Panjaitan dan Ahmad Rijal Nasution merupakan atas laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkoba.

“Dengan kesigapan beserta anggota, kita berhasil meringkus A Br Panjaitan dan Ahmad Rijal Nasution di seputaran Jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass) dengan kepemilikan 20 butir ekstasi,” jelas Kasat kepada wartawan di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Kasat membenarkan juga bahwa pihaknya kemudian melakukan penggerebekan. Itu sebagai pengembangan penyelidikan atas keterangan kedua tersangka yang telah berhasil dibekuk sebelumnya.

“Penggerebekan yang kita laksanakan sesuai dengan prosedur, yakni pengembangan atas tertangkapnya A Br Panjaitan dan Ahmad Rijal Nasution,” beber Kasat lagi.

Kedua tersangka kini telah ditahan. Sementara barang bukti 20 butir ekstasi tersebut dibawa ke laboratorium di Kota Medan, hasilnya dinyatakan positif narkoba jenis ekstasi. (tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *