Jalinsum Aek Meranti KM 14 Sitahuis Macet lagi Malam Ini

  • Whatsapp
Satu unit alat berat dilokasi dikerahkan untuk mencoba evakuasi truk pengangkut Bio Solar yang rusak diruas jalan di KM 14 Dusun Aek Merandi Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, Rabu, (22/11/2017). FotoL Sat Lantas Polres Tapteng.

TAPANULI TENGAH – Arus lalu lintas dari dua arah di KM 14 Jalinsum Aek Meranti, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Rabu, (22/11/2017) malam ini dilaporkan kembali mengalami kemacetan.

Sebelumnya, arus lalu lintas pada Rabu siang menjelang sore tadi sudah normal pasca satu unit truk tangki pengangkut Bio Solar dari Medan itu mengalami kerusakan diruas jalan.

Bacaan Lainnya

Kondisi itu dilaporkan langsung oleh M.Gultom warga Sitahuis ketika menghubungi Smart News Tapanuli, Rabu, (22/11/2017) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

“Lae, sudah macet lagi arus lalu lintas di tempat tadi itu (KM 14 Aek Meranti, red), kata M Gultom melalui selulernya.

Menurut M Gultom, meskipun siang tadi arus lalu lintas sudah normal, namun truk yang mengalami kerusakan itu belum berhasil di evakuasi dari ruas jalan.

Kemudian tambahnya, Rabu malam, sekitar pukul 19.30 WIB satu unit mobil terjebak disisi truk yang mengalami kerusakan, sehingga akses jalan kembali terganggu.

“Truk yang rusak itu masih diruas jalan lae, namun karena malam ini hujan, jalan becek, ada mobil mencoba lewat dari samping truk yang rusak, kemudian terjebak dan arus lalu lintas dari dua arah kembali terganggu,” tambahnya.

Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Husni Yusuf saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan truk yang bermuatan sekitar 30 ton Bio Solar yang mengalami kerusakan di ruas jalan tersebut tidak dapat ditarik oleh alat berat karena beratnya muatan truk.

“Sudah ada alat berat, cuma gak mampu menarik truknya karena beratnya muatan truk yang bermuatan 30 ton itu,” kata Husni Yusuf beberapa saat lalu.

Truk tersebut kata Husni, masih berada diruas jalan.

“Sudah diupayakan di derek sore tadi, namun alat berat tidak kuat menariknya. Kemudian truk dikawatirkan akan terbalik kalau ditarik akibat kondisi jalan yang berlumpur dan licin,” terang Husni menambahkan.

Upaya yang dilakukan lanjutnya, Kamis, (23/11/2017) besok, muatan truk tersebut sebagian akan dipindahkan ke truk tangki lainnya untuk memudahkan evakuasi truk dari ruas jalan.

“Kemungkinan besok sebagian muatan truk nya itu akan dipindahkan ke truk tangki lainnya untuk memudahkan evakuasi dari ruas jalan,” ujar Kasat, seraya menambahkan bahwa personilnya tetap siaga dilokasi untuk mengatur arus lalu lintas.

Kemacetan yang terulang kembali malam ini, kata Husni, karena satu unit truk mencoba melaju dari sisi truk pengangkut bio solar itu.

“Truk yang mencoba melaju dari sisi truk yang rusak itu kemudian terperosok disisi jalan. Kemacetan pun kembali terjadi sekitar pukul 20.15 WIB malam ini,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kemacetan arus lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera Sibolga-Tarutung tepatnya di Aek Meranti, KM 14, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Rabu, (22/11/2017) pagi, akibat truk pengakut Bio Solar dari Medan itu mengalami patah As diruas jalan. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *