Toko Ponsel Alva di Jalan SM Raja Sibolga Dibobol Pencuri, Pria Baju Merah Ini Pelakunya…

  • Whatsapp
Tersangka Pencurian, YRGS Alias R Alias G diamankan di Polsek Sibolga Sambas. Foto: Humas Polres Kota Sibolga.

SIBOLGA – Toko ponsel Alva yang beralamat di Jalan SM Raja no 145, Kelurahan Pancuran Kerambil,  Kota Sibolga ditemukan pemiliknya Anto alias Angga (31) berantakan pada hari Rabu, (8/11/2017)  sekitar pukul 06.30 WIB.

Anto kaget bukan kepalang, setelah dirinya masuk kedalam tokonya melihat isi didalamnya sudah berantakan. Kaca steleng bagian depan pecah.

Bacaan Lainnya

Tidak itu saja, setelah Anto mengecek barang-barang miliknya didalam toko, ternyata laptop merk Acer Core I 3 berwarna biru dengan stiker warna hitam dan 34 unit HP hilang. Kerugian Anto diperkirakan mencapai Rp.20 Juta. Setelah itu, Anto pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sibolga Sambas, pada hari Rabu, (8/11/2017).

Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu melalui Kasubbag Humas IPTU R.Sormin menjelaskan, setelah menerima laporan korban, selanjutnya Kapolsek Sibolga Sambas IPTU Prio A.Prihatin memerintahkan Kanit Res Aiptu IH.Sihite untuk melakukan penyelidikan atas kasus pencurian tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan pada hari Senin, (13/11/2017) pada pukul 22.00 WIB, pelaku diamankan dirumahnya di jalan KS.Tubun Gang Prona, Kelurahan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku bernama YRGS Alias R Alias G (26),” kata Sormin memulai keterangannya kepada awak media.

Sormin mengatakan, bahwa tersangka sudah pernah dihukum pada tahun 2016 tersandung kasus jambret, dan dihukum di Lapas kelas II A Sibolga di Tukka, Tapteng selama enam bulan. ” Tersangka belum berumah tangga,” ujar Sormin menambahkan.

Lebih jauh Sormin menerangkan, peristiwa pencurian yang dilakukan tersangka pada hari Rabu, (8/11/2017) pada pukul 04.30 WIB itu, dilakukan bersama temannya (identitas temannya sudah diketahui petugas).

Tersangka bersama temannya menggunakan alat obeng dan besi as dengan cara merusak pintu toko.

Dia menceritakan, penangkapan tersangka pada hari Selasa, (7/11/2017) pukul 16.00 WIB ketika tersangka berada dirumahnya. Saat itu teman pelaku datang menemui tersangka dengan membawa sepeda motor Supra X warna hitam kerumahnya.

Selanjutnya tersangka dan temannya tersebut berboncengan menuju Sarudik, dan ditempat tersebut mereka bermain bilyard hingga pada hari Rabu (8/11/2017) pukul 03.00 WIB.

Kemudian kedua tersangka membawa sepeda motor menuju arah Sibolga, dan ketika melintas di toko ponsel tersebut, keduanya berniat melakukan pencurian seraya mengatakan, “Bisa kubuka ponsel ini, gak ada orang” Tersangka menjawab “Apa rupanya isinya” temannya menjawab ” HP banyak disitu”.

Setelah itu kata Sormin, tersangka lantas menghentikan sepeda motor yang dikendarai mereka tepat didepan toko ponsel tersebut, dan teman tersangka turun dan membuka bagasi septor, dan mengambil sebuah obeng dan besi as kemudian merusak pintu toko.

Sedangkan tersangka lanjut Sormin, duduk diatas septor serta memantau situasi. Setelah pintu toko berhasil dirusak kemudian tersangka masuk kedalam toko dengan membawa sebuah tas ,dan kemudian keluar dengan tangan berlumuran darah disaat memecahkan kaca steleng.

“Selanjutnya tersangka memasukkan HP dan Laptop kedalam tas dan setelah barang-barang diambil, kedua pelaku berangkat menuju Pematangsiantar.

Kedua pelaku pun tiba di Pematangsiantar pada hari Rabu (8/11/2017) pukul 16.00 WIB.

“Di Pemantangsiantar kedua pelaku menjual laptop kepada temannya seharga Rp.800.000, Tablet Mito Rp.200.000, HP Evervross Rp200.000, HP Vivo Rp300.000. Tersangka menerima bagian sebesar Rp.600.000,” ungkap Sormin.

Ditambahkan, pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka kembali ke Sibolga dengan membawa sisa HP, dan tiba pada hari Kamis, (9/11/2017) pukul 05.00 WIB.

“Dan pukul 20.00 WIB tersangka menjual sisa HP ber merk Brandcode B3310 dgn harga Rp.70.000 kepada seseorang yang identitasnya sudah kita ketahui. Dan keesokan harinya sipembeli HP datang pada tersangka dan menerangkan bahwa HP yang dibeli rusak sehingga ditukar dengan Samsung C3322 warna hitam silver,” terangnya.

Tersangka mendapat hasil dari penjualan barang curian tersebut sebesar Rp.670.000, dan telah habis digunakan. Tersangka mengenal temannya sejak tahan 2014 saat tersangka bekerja di P.Siantar dan pernah bersama-sama melakukan pencurian dengan temannya di P.Siantar.

Atas perbuatannya, tersangka ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas, diduga telah melapas 363 ayat (1) ke 3e, 4e dan 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

“Barang bukti yang diamankan 1 buah obeng yang bengkok dengan gagang warna kuning, 1 buhh besi as panjang lebih kurang 20 cm, 1 lembar salinan daftar hp service, 28 lembar kwitansi Alva Service, 16 unit hp yang terdiri dari berbagai merk dan berbagai warna, 1 buah kotak hp merk Brancode type B3310,” pungkasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *