Ada Dugaan Kutipan di Pulau Poncan, Pengunjung Resah

oleh
Suasana dikawasan Pulau Poncan. Foto: ist.

SIBOLGA – Sejumlah pengunjung objek wisata Pulau Poncan-Gadang, Kota Sibolga, mengeluh atas adanya dugaan pengutipan berupa tiket masuk sebesar Rp20 ribu, Minggu (26/11/2016).

Terkait hal itu, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sibolga-Tapteng Darwinsyah Hutagalung kepada Smart News Tapanuli menjelaskan, dugaan kutipan itu dinilai tidak jelas peraturannya yang hanya bermodalkan tiket.

“Ketika kita tanya yang lain, atau warga lain mengaku tidak pernah ada kutipan melalui tiket pengunjung tersebut. Saya menduga hal itu terkesan monopoli. Tiketnya pun bisa diganti untuk minuman dingin,” kata Darwin memulai keterangan, Minggu malam (26/11/2017).

Darwin menambahkan, bahwa petugas pengutip tiket masuk itu katanya mengakui bahwa hal itu sudah ditertibkan 2 tahun lalu.

“Tukang kutip tiket tadi pun sudah mengaku bahwa hal itu tidak dibenarkan lagi karena sudah ditertibkan dua tahun lalu,” tambah Darwin, menirukan ucapan pengakuan petugas pengutip tiket tersebut, seraya menyebutkan oknumnya bernama Parsaulian Sinaga.

 

Tiket pengunjung Pulau Poncan.

 

Dia juga menjelaskan, telah mencari sumber dari sejumlah pengunjung yang ada di kawasan itu. Apakah memang ada pembayaran biaya masuk berupa tiket yang dibebankan kepada pengunjung.

“Saya tadi sempat wawancara dengan sejumlah pengunjung yang sedang bermain-main di pantai. Mereka mengaku mengaku tak pernah bayar berkunjung ke kawasan pantai Pulau Poncan Gadang. Ada rekaman video wawancara pengunjung itu sama saya,” jelasnya.

Katanya, hal itu terjadi ketika ia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam PC IMM Sibolga-Tapteng baru selesai melaksanakan pengkaderan di kawasan itu.

“Tujuan kunjungan kami ke Poncan adalah untuk melakukan pengkaderan yang di IMM, itu disebut Darul Arqam Dasar (DAD), sekaligus refreshing,” ucapnya.

 

 

Pun demikian, kata Ketua Umum PC IMM Sibolga-Tapteng itu, dirinya tidak mau berdebat dengan petugas yang melakukan pengutipan itu.

“Karna saya sempat berdebat dengan petugasnya, mempertanyakan legalitas dan surat-surat keabsahannya melakukan pengutipan tiket tersebut, apakah legal atau sebaliknya. Akhirnya dia memberikan diskon, yang awalnya kami wajib bayar 12 orang kali Rp20 ribu. Ya, saya bayar sebanyak 8 tiket. Itupun setelah sempat terjadi adu mulut,” ujarnya.

Nominal biaya yang harus dibayar pengunjung merujuk dari tiket tersebut sebesar Rp20.000 untuk satu orang pengunjung. Hal itu dibuktikan dengan foto tiket yang diterima redaksi SNT.

Terkait hal itu, belum didapat konfirmasi dari pihak pengelola objek wisata Pulau Poncan Gadang tersebut. (ril Ketua Umum PC IMM Sibolga-Tapteng).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *