Disdukcapil Tapteng Temukan Warga yang Belum Bisa Menulis dan Membaca

  • Whatsapp
Warga di Pinangsori saat mengikuti pengisian data ke Disdukcapil Tapteng, di Kantor Camat Pinangsori, Jumat, 24 November 2017. Foto: Job Purba.

TAPANULI TENGAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, jemput bola untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di 20 Kecamatan.

Kali ini, Kecamatan Pinangsori disambangi oleh petugas pelayanan keliling pencatatan sipil dari Disdukcapil Tapteng, Jumat, (24/11/2017) dikantor camat setempat.

Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tapteng, Sunaryo Sipahutar yang dikonfirmasi melalui Ketua Tim nya, Ahmad Syaiful Pasaribu mengatakan, sesuai dengan program pemerintah pusat yang di canangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo lewat program unggulannya “Nawacita” bahwa program pencatatan administrasi kependudukan harus lebih cepat dan akurat, hingga menyentuh masyarakat.

“Ini adalah kelanjutan dari program pusat yakni Nawacita yang di canangkan oleh Bapak Presiden. Artinya, agar semua lapisan masyarakat mendapatkan hak dan kemudahan dalam melakukan administrasi kependudukan,” kata Ahmad Syaiful Pasaribu.

 

 

Menurut Ahmad Syaiful Pasaribu, Bupati Tapteng Baktiar Ahmad Sibarani juga telah menugaskan langsung terkait program ini untuk “Jemput Bola” ke setiap kecamatan di 20 Kecamatan di Tapanuli Tengah ini.

Dia mengakui menemui banyak kendala selama turun ke kecamatan-kecamatan melakukan pelayanan keliling pencatatan sipil, yakni menemui warga yang tidak bisa menulis dan membaca.

Untuk itu, Syaiful berharap agar Lurah maupun Kepala Desa yang mereka kunjungi bisa menjadi perantara untuk bisa membantu warga yang tidak paham menulis dan membaca dalam pengisian data-data yang akan diambil.

“Kendala kita yang paling sering kita hadapi adalah masih adanya beberapa warga masyarakat kita yang kurang bisa membaca dan menulis. Ini menjadi catatan tersendiri bagi kami, agar kedepan, Lurah maupun Kepala Desanya ikut serta hadir di sini untuk membantu kami dalam pengambilan data-data dari para warga tersebut,” harapnya.

Amatan Awak media di Aula Kantor Camat Pinangsori, tampak ratusan warga dari berbagai kelurahan dan desa, memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pelaporan, atau pun kepengurusan surat-surat kependudukannya.

Salah seorang warga mengaku senang dengan kehadiran petugas Dsidukcapil ini, karena dapat terbantu dan meringankan pengeluaran bila dibandingkan cost yang dikeluarkan jika harus ke kantor Disdukcapil di Kota Pandan.

“Kita sangat senang dan berterima kasih pada mereka karena sangat terbantu. Tak perlu lagi jauh-jauh ke Pandan sana dengan mengeluarkan biaya ongkos untuk mengurus surat-surat ini,” ungkap Jona Boru Simanullang ketika diminta tanggapannya di kantor Camat Pinangsori.

 

 

Harapan lainnya juga datang dari Mama Irvan(36) penduduk sekitar. Dia berharap agar pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, bisa melakukan pencatatan data lebih lama, mengingat waktu para warga tidak semua bisa tepat.

Kata Mama Irvan, warga masih kebanyakan bertani diladang.

“Maunya bapak-bapak dari Dinas ini agak lebih lama lagi di sini, agar semua yang datang barusan para petani dari sawahnya bisa siaplah surat-suratnya di urus,” harapnya.

Pihak Disdukcapil sendiri berhasil menginput data warga kecamatan Pinangsori sebanyak 156 orang, Jumat, (24/11/2017) mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.40 WIB.

 

 

Laporan: Job Purba
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *