oleh

Baru Keluar dari Penjara, si Kemer Ketangkap lagi Kasus Narkoba

SMARTNEWSTAPANULI.COM, PADANGSIDIMPUAN – Baru beberapa bulan menghirup udara bebas, Satuan Unit Satnarkoba Polres Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) kembali menangkap pengedar sabu bernama M.Muktar Lubis Alias Kemer (44). Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti berupa satu kotak rokok 2 (dua) bungkus plastik transparan berisi narkotika golongan I jenis shabu seberat 2,31gram, 3 buah kaca pirek dan 1 unit HP merek Samsung warna putih, serta barang bukti Lainnya berupa uang tunai Rp.600.000.

Kepada wartawan, Kasat Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan, AKP CJ Panjaitan mengatakan, tersangka ditangkap pada hari Senin, (27/11/ 2017) sekira pukul 22.30 WIB di Jalan Padat Karya Kampung Toba, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

AKP CJ Panjaitan menjelaskan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan warga. Dalam laporannya, warga mengaku resah dengan peredaran sabu di seputaran Kampung Toba, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

“Setelah menerima informasi itu, saya minta anggota cek lokasi dan mencari pria dengan ciri-ciri yang telah dilaporkan. Saat anggota sampai di Jalan Padat Karya, terlihatlah pria dengan ciri-ciri yang dilaporkan warga,” jelas CJ Panjaitan ketika di temui di Mapolres Padangsidimpuan, Selasa, (28/11/2017).

 

Tersangka Kemer, diamankan ke Mapolresta Padangsidimpuan, Sumut, Senin, 27 November 2017. Foto: istimewa/Ucok Siregar/Smart News Tapanuli.

 

“Semula kita mengintai dari kejauhan. Karena sudah yakin bahwa pria yang dilaporkan warga adalah Kemer, kita pun langsung menangkapnya ketika hendak mengantarkan paketan sabu pada konsumen,” katanya menceritakan kronologi penangkapan tersangka.

Dijelaskan Kasat, saat rumah tersangka digeledah, ditemukan barang bukti satu kotak rokok berisi 2 bungkus plastik transparan berisi narkotika golongan I jenis shabu seberat 2,31 gram dan 3 buah kaca pirek ditambah 1 tersangka.

“Tersangka beralasan sabu itu hendak digunakannya sendiri,” ujar Kasat.

Menurutnya, bahwa saat diinterogasi dan melakukan pengembangan, pihaknya pun mendatangi rumah Kemer di jalan Tandean, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

“Sesampai dirumah Kemer sempat terjadi kegaduhan antara Istri tersangka dengan petugas, karena ketika kita hendak melakukan penggeledahan, istrinya tidak memperbolehkan petugas masuk, malah mengunci pintu rumah dari dalam. Setelah di lakukan negoisasi akhirnya pintu berhasil dibuka. Pada dalam proses negoisasi, petugas sempat istri pelaku membuang sesuatu yang diduga Narkoba lewat Jendela rumah tersebut, karena rumah pelaku persis berada dibantaran Sungai Batang Ayumi. Akhirnya Petugas berhasil menguasai keadaan dan menemukan beberapa barang Bukti berupa alat isap, dan plastik transparan. Setelah siap menggeledah rumah pelaku, istri pelaku beserta sejumlah alat bukti diboyong ke Mako Polres Padangsidimpuan,” ungkapnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkoba dan ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

 

Laporan: Ucok Siregar
Editor: ren

Komentar