Asyik! Di Desa Sipan Kini Ada Kolam Renang

oleh
Wisata kolam renang yang dikembangkan oleh desa Sipan. Foto: Firmansyah/SNT.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Kepala Desa Sipan Sihaporas, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengembangkan daerah wisata di desanya bersama-sama dengan masyarakat. Pengembangan daerah wisata ini, sesuai kondisi desa yang dinilai cukup layak dijadikan daerah wisata, sehingga masyarakat mencetuskan ide untuk membangun kolam berenang dengan menggunakan anggaran Dana Desa.

Selain mengembangkan wisata dengan membangun kolam berenang, desa Sipan juga membangun jalan mereka dengan Lapen, tujuannya agar para warga yang berkunjung dapat melintas menggunakan kenderaan dengan rasa nyaman.

Kepala Desa Sipan Agus Hutagalung yang dikonfirmasi wartawan tentang penggunaan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ini menerangkan, bahwa selama tahun 2017, mereka menggunakan dana desa dalam beberapa kegiatan, termasuk pembangunan sarana dan prasarana wisata dengan membangun kolam berenang di desa Sipan dusun I.

Alokasi dana yang dipergunakan membangun kolam berenang tersebut sekitar Rp240.199.600, kemudian Pembangunan jalan Lapen di dusun I dengan volume 564.50 meter, alokasi dana yang dipergunakan sekitar Rp439.291.400, termasuk kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, dengan lokasi dana sekitar Rp77.360.000.

“Kita sudah melaksanakan beberapa kegiatan dalam penggunaan Dana Desa, ini semua sesuai hasil musyawarah desa, kami sepakat membangun Kolam dan jalan yang selama ini cukup rusak dan sangat susah dilalui masyarakat, kini jalannya sudah lumanyan bagus. Saya berharap, masyarakat Sipan ini dapat bahu membahu dengan saya dalam membangun desa dan penggunaan dana desa, sehingga kedepan dana desa di Desa Sipan dapat kami pergunakan dengan tepat sasaran,” ungkapnya, kemarin.

Dia juga menuturkan, selain kegiatan dalam pembangunan fisik, mereka juga melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan, termasuk Bimbingan teknis sistim keuangan desa untuk peningkatan pemberdayaan kapasitas aparatur desa dengan alokasi dana R14.200.000, kegiatan pelatihan dan pendidikan formal dengan alokasi dana Rp47.460.000, penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat, alokasi dana Rp6.600.000, kegiatan pengembangan sistem administrasi dan keuangan desa, alokasi dana Rp9.100.000.

“Saya selaku Kepala Desa Sipan, berterimakasih dengan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Sibolga bersama pihak kepolisian. Kami berharap, dengan pengawasan ketat dari penegak hukum, maka penggunaan dana desa kami bisa lebih terarah dan tidak ada yang salah gunakan. Dari 4 kegiatan pemberdayaan yang ditampung dalam Dana Desa, masih ada 1 kegiatan lagi yang belum terlaksana, kemungkinan bisa dilaksanakan dalam pencairan dana desa tahap kedua, kita tunggu saja pencairannya pak,” kata Agus dengan harapan, seluruh kegiatan desanya bisa dipantau oleh penegak hukum, sehingga mereka tidak salah dalam pemanfaatannya.

 

 

Laporan:  Firmansyah

Editor: ren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *