Tolak Pembangunan Tower PT Protelindo, Warga Blokir Jalan

  • Whatsapp
Jalan yang diblokir warga sebagai bentuk protes pembangunan tower. Foto: Ucok Siregar/SNT.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, PADANGSIDIMPUAN – Ratusan warga yang bermukim di Jalan Bakti Abri II, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi pemblokiran jalan, Rabu (29/11/2017) pagi.

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan warga terhadap pembangunan tower milik PT Protelindo yang sedang berlangsung.

Bacaan Lainnya

Pantauan wartawan, kekesalan warga tampak terjadi kala para pekerja tengah melakukan aktivitas pembangunan. Melihat hal itu, warga pun meminta para pekerja untuk menghentikan pembangunan.
Namun sayang, permintaan warga tersebut tidak diindahkan pekerja. Alhasil, sebagian warga berusaha mengusir para pekerja.

 

 

Sementara, sebagian warga lainnya membakar ban bekas sebagai bentuk protes.

Aksi tersebut pun mengundang perhatian para pengendara.

Tak berselang lama, petugas Polres Kota Padangsidimpuan yang dipimpin Waka Polres Kota Padangsidimpuan, Kompol JW Sijabat pun tiba dilokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Setibanya dilokasi, Waka Polres pun melakukan negoisasi terhadap masyarakat dan pekerja PT. Protelindo.

Setelah negosiasi selesai, pekerja pun akhirnya menghentikan perkerjaannya, dan warga pun membubarkan diri dan membuka jalan.

 

Kepada wartawan Rabu (29/11), Megawati Sihombing (51) mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kekesalan warga terhadap pihak kontraktor. Pasalnya, sejak pembangunan tersebut 3 bulan yang lalu pihak kontraktor tidak pernah sekali pun meminta persetujuan warga untuk pembangunan tersebut.

“Mereka terkesan main kucing-kucingan kepada kami. Soalnya, disaat warga sunyi mereka baru bekerja. Kalau warga ramai, mereka tidak kerja,” kata Megawati Sihombing.

 

 

Lebih lanjut dikatakan Megawati, warga dan pihak perusahaan sudah berulang kali melakukan pertemuan. Namun dari 4 kali pertemuan yang dilakukan, semua tidak menemukan titik temu.

“Sekarang yang kami inginkan, izin pembangunan tersebut dicabut. Soalnya, warga disini tidak ada yang pernah menyetujui pembangunan tower itu. Bahkan, kami juga sudah melaporkan persoalan ini ke Polres Kota Padangsidimpuan. Bukan hanya itu, kami juga sudah menyurati Wali Kota dan DPRD untuk mengevaluasi izin yang dikeluarkan Dinas Perizinan atas pembangunan tower pt. Protelindo tersebut,” pungkasnya.

 

Laporan: Ucok Siregar
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *