Boat Stempel Reza Andika Rahman Dicuri, Pria Baju Hitam Ini Pelakunya

  • Whatsapp
Tersangka (tengah) diapit petugas Polsek Sibolga Selatan. Foto: Humas Polres Sibolga.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – RHS (23) profesi nelayan warga Gang Sepucuk, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, ditangkap petugas Polres Sibolga, Senin, (27/11/2017) atas kasus pencurian Boat Stempel.

Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu, melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin kepada wartawan menjelaskan penangkapan tersangka RHS berawal pada hari Minggu, (26/11/2017) pukul 01.00 WIB, Reza Andika Rahman (23) Mahasiswa, warga Jalan SM.Raja No 194, Kelurahan Aek Manis datang melapor ke Polsek Sibolga Selatan, bahwa pada hari Sabtu, (25/11/2017) pukul 01.00 WIB, ia ditelpon oleh anggota boatnya berbana Rahul Pratama yang menyampaikan, bahwa boat stempel miliknya sudah hilang sekira pukul 07.00 WIB.

Bacaan Lainnya

“Pelapor menyebutkan, setelah dia tiba ditempat tersebut, dan benar, Boat Stempelnya tidak ada lagi, sehingga saksi melakukan pencarian dengan cara berpencar, dan kemudian ada anggota pelapor yang menemukan boat stempel berada di Pelabuhan Sambas. Namun, mesin boat stempel sebanyak 2 buah beserta fiber sudah hilang dari boat tersebut. Sehingga pelapor dirugikan Rp 48.000.000,” ujar R.Sormin, Jumat, (1/12/2017).

Boat Stempel yang dicuri tersangka. Foto: Humas Polres Sibolga.

Kemudian kata Sormin, setelah mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sibolga Selatan AKP Suteja Atmaja memerintahkan Kanit Res Ipda Emil D.Tampubolon,SH untuk melakukan penyelidikan, dan pada hari Senin (27/11/2017) pukul 01.00 WIB, tersangka RHS, yang belum pernah dihukum dan belum berumahtangga, berhasil ditangkap.

Menurut Sormin, tersangka melakukan pencurian boat stempel itu seorang diri di tangkahan jalan Mojopahit Sibolga, dekat Pelabuhan ASP Sibolga.

“Yang diambil tersangka, 1 unit boat stempel dan 2 unit mesin serta 1 buah fiber,” tambah Sormin.

Kronologi tersangka melakukan pencurian itu, lanjut Sormin, dengan membuka tali pengikat boat stempel dari steker kemudian serta menyalakan mesinnya. Setelah mesin hidup, tersangka membawa boat stempel ke pelabuhan Sambas, dan menambatkannya pada kapal yang bersandar. Setelah itu RHS menenggelamkan 2 (dua) unit mesin boat stempel dilaut, kemudian pulang kerumahnya pada pukul 06.00 WIB.

“Tersangka datang lagi untuk mengambil fiber dan jerigen didalam boat dan kemudian memanggil betor. Selanjutnya fiber dan jerigen dijual ke Pasar Swadaya Sibolga kepada orang tidak dikenal sebesar Rp 200.000,” ungkapnya.

Dua Unit Mesin Boat Stempel yang Diamankan Petugas. Foto: Humas Polres Sibolga.

Kemudian tambahnya, setelah tersangka diamankan, petugas Polsek Sibolga Selatan melakukan pencaharian mesin stempel yang ditenggelamkan, dan akhirnya ditemukan didasar laut setelah diselam.

“Mesin stempel yang ditenggelamkan sebanyak 2 unit merk Yamaha 15 PK. Tersangka ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan, diduga telah melanggar pasal 363 ayat (1) Subs 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *